Jati
Jati Wiraswasta

suka kucing

Selanjutnya

Tutup

Humor Pilihan

Saksi Hukum yang Lugu

19 Maret 2019   08:16 Diperbarui: 19 Maret 2019   12:14 157 16 16

Gara-gara berada di lokasi perkelahian antara dua pendukung cal0n presiden yang entah diprovokasi oleh pihak mana, mbah Sarijo kini harus ikut terseret ke dalam kasus hukumnya meski hanya sebagai saksi. Sialnya lagi, yang tersangkut perkara perkelahian itu adalah Burhan, pelanggan setia warung kopi milik mbah Sarijo.

Di pengadilan dan setelah disumpah sebagai saksi, mulailah mbah Sarijo ditanya oleh bapak hakim, "Apakah pak Sarijo mengenal terdakwa?"

Dengan polos mbah Sarijo menjawab kalau tidak kenal terdakwa. Mendengar jawaban seperti itu, bapak hakim lalu mengulangi pertanyaannya," Apakah pak Sarijo  mengenal orang ini?" tanya bapak hakim sambil menunjuk ke arah Burhan.

Mbah Sarijo menjawab, " Ooo... kalau dengan Burhan ini saya kenal."

Bapak hakim lalu melanjutkan pertanyaannya,"Jadi sampeyan kenal dengan saudara Burhan?"  Bapak hakim bertanya dengan nada suara yang menunjukkan bahwa dia mulai jengkel dengan jawaban mbah Sarijo.

Mendengar pertanyaan itu, mbah Sarijo hanya menjawab dengan singkat," tidak kenal"

Kini bapak hakim menjadi marah dan meminta agar mbah Sarijo menjawab dengan sejujur-jujurnya dan tidak bercanda dengan jawaban yang plin-plan. Bapak hakim lalu mengulangi lagi pertanyaannya,"Pak Sarijo, sampeyan kenal dengan bapak Burhan ini?"

Kali ini giliran mbah Sarijo yang senewen menjawabnya,"Bapak hakim ini bagaimana to? Sudah saya bilang kalau saya tidak kenal saudaranya si Burhan ini. Sekarang malah pakai tanya bapaknya segala."

Suasana ruangan sidang menjadi riuh dan dengan cepat bapak hakim mengetok palunya berkali-kali meminta yang hadir di dalam ruang sidang untuk diam. Sekaligus juga mengumumkan bahwa sidang ditunda sampai pekan depan. "Tok,tok,tok," suara palu hakim menandakan sidang hari itu berakhir.

podjok pawon, Maret 2019