Mohon tunggu...
Jasmine Afridanti
Jasmine Afridanti Mohon Tunggu... Freelancer - -

A Communications student who loves reading books and passionate in learning new things.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Menarik! Terapkan Social Distancing, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Tetap Bisa Jalankan Project

22 Maret 2020   22:40 Diperbarui: 22 Maret 2020   22:42 600
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

ilustrasi Pribadi
ilustrasi Pribadi
ilustrasi Pribadi
ilustrasi Pribadi
ilustrasi Pribadi
ilustrasi Pribadi
Demi menekan penyebaran virus corona atau Covid-19, Presiden Joko Widodo menetapkan kebijakan penerapan Social Distancing. Kebijakan tersebut pun cukup berdampak bagi perubahan sistem kerja di institusi pendidikan.

Dilansir dari kompas.com, Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian dan melakukan kegiatan produktif di rumah. Hal ini juga termasuk kegiatan belajar mengajar, baik di sekolah maupun di universitas.

President University memiliki sistem Online Learning yang biasanya diterapkan untuk pengumpulan tugas dan pemberian materi sebelum kelas dimulai. Maka dari itu, saat ini sistem Online Learning merupakan pilihan yang paling tepat agar proses belajar mengajar dapat tetap berjalan selama masa sosial distancing.

Yang menarik adalah, Prodi Ilmu Komunikasi President University dikenal sebagai salah satu prodi yang paling sering menerapkan sistem Project-Based Learning. Maka dengan adanya kebijakan penerapan Online Learning, Prodi Ilmu Komunikasi sedikit memodifikasi sistem belajar berbasis proyek ini menjadi Project-Based Online Learning.

"Yang perlu kita lakukan sekarang adalah bagaimana caranya agar mahasiswa tetap mendapat ilmu dan pengalaman yang baik tanpa adanya perkuliahan tatap muka," ujar Abhirama S. D. Perdana, dosen Prodi Ilmu Komunikasi President University

Penerapan sistem tersebut salah satunya dapat dilihat melalui kampanye online, yang dilakukan oleh para mahasiswa angkatan 2017. Lewat media yaitu Line, Twitter, TikTok, dan Instagram (@commstride), mereka mengkampanyekan kesadaran akan menjaga kebersihan bumi melalui "Demi Bumi Festival".

Project kolaborasi antara tiga mata kuliah (PR Research and Evaluation, PR Production, dan Event Management) ini mengubah kegiatan - kegiatan pendukung dari kampanye tersebut menjadi berbasis online. Contohnya, mereka mengadakan event online seperti pemberian edukasi dan lomba/challenge melalui Kompasiana, Medium, dan media sosial.

"Perubahan sistem online justru memberikan keuntungan bagi kami. Dengan pemerintah menggalakkan #yukdirumahaja, itu menjadi dukungan untuk aksi kami dan imbauan bagi masyarakat untuk tetap bisa berkontribusi terhadap perbaikan iklim walau hanya diam di rumah," ujar Melinda Stefani, Project Manager Demi Bumi Festival.

Meskipun proses belajar mengajar tidak dilakukan di kampus, mahasiswa tetap bisa mendapatkan ilmu dan mengerjakan tugas-tugas layaknya kuliah normal. Sistem Online Learning ini pun dianggap memiliki bobot penilaian yang sama dengan sistem kuliah tatap muka.

---

Content created by: Public Relations Students, Communication Studies, President University

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun