Mohon tunggu...
James Martua Purba
James Martua Purba Mohon Tunggu... Konsultan - Digital Cooperative and Financial Enthusiast

Antusias membantu koperasi melakukan inovasi, revitalisasi, modernisasi, digitalisasi. Indonesia dengan gotong royong, kebersamaan dan kekeluargaan semua akan baik-baik saja. *Love GOD, Indonesia and Family* purbajamesnow@gmail.com, https://wa.me/6281321018197

Selanjutnya

Tutup

Money Artikel Utama

Sustainability dan Legacy Komunitas melalui Koperasi Digital: Badan Hukum dan Usaha

10 Agustus 2022   16:51 Diperbarui: 14 Agustus 2022   19:30 1244
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi digitalisasi koperasi. (DOK. SHUTTERSTOCK via kompas.com)

Banyak yang tertarik bergabung karena ada kerinduan pada kampung halaman atau saling sapa orang sekampung yang berada di seluruh pelosok dunia.

Kedua contoh komunitas suku tersebut bisa memiliki jutaan viewer (pemirsa), dan anggota formal maupun non formal.

Ada yang ingin berbuat sesuatu atau berbagi, namun belum tentu memiliki keterikatan secara formal. Oleh karena itu sangat disarankan membentuk badan hukum koperasi .

MENGAPA KOPERASI DIGITAL?

Pertama, anggota komunitas agar teridentifikasi secara formal perlu disediakan formulir pendaftaran online. 

Maka mendirikan koperasi tidak akan menghilangkan semangat kekeluargaan (sosial) daripada mendirikan Perseroan Terbatas (PT). Maka solusinya adalah koperasi digital.

Kedua, literasi digital masyarakat semakin membaik dalam mengakses informasi termasuk komunitas atau perkumpulan tadi. 

Ketika keberadaan Komunitas berbadan hukum koperasi, maka semua kegiatan dapat dipertanggung jawabkan melaui AD/ART . Maka komunitas semakin transparan jika dilakukan digitalisasi.

Ketiga, komunitas dapat menciptakan lapangan kerja bahkan inovasi dan bisnis baru dengan terjadinya transaksi antar sesama anggota Koperasi (close loop) di komunitas. Maka komunitas bermanfaat secara sosial dan bisnis.

Keempat, koperasi digital berbadan hukum koperasi dapat menjadi legacy bagi generasi berikutnya dari komunitas tersebut, yang juga dapat memperkuat kekeluargaan, sebagaimana semangat berkoperasi. Maka keberlangsungan komunitas akan terjaga baik.

Pembaca, yang literasi digitalnya makin membaik, sekarang era digital. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun