Mohon tunggu...
Isti Annura Hadistiani
Isti Annura Hadistiani Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga (21107030126)

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga (21107030126)

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Daya Tarik Bukit Paralayang Watugapit

3 Juni 2022   07:30 Diperbarui: 15 Juni 2022   09:47 701
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Olahraga Paralayang

Sesuai dengan namanya, Bukit Paralayang Watugapit digunakan sebagai landasan pacu olahraga paralayang. Jika kamu kesana kamu akan menyaksikan atraksi memukau dari para atlet yang menerbangkan paralayang dari atas pantai. 

Tidak hanya untuk para atlet, para pengunjung juga bisa mencoba olahraga ekstrem ini dengan didampingi oleh para praktisi atau instruktur yang berpengalaman dengan mengeluarkan biaya sekitar Rp 300.000 hingga Rp. 450.000 per orang, yang berdurasi sekitar 15 menit hingga 30 menit. 

Mungkin biaya yang harus dikeluarkan ini cukup mahal bagi sebagian orang, tetapi tidak menampik bahwa biaya tersebut cukup terjangkau dan pas untuk olahraga paralayang. Hal itu sebanding dengan keamanan, dan sensasi terbang yang ditawarkan.

 Pengunjung juga akan dibekali dengan beberapa informasi singkat dan mendasar tentang cara menerbangkan paralayang, contohnya seperti cara mendarat, cara berlari sebelum terbang, serta apa saja yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan ketika berada di atas paralayang. 

Oleh karena itu, bagi pengunjung yang ingin mencoba olahraga paralayang di Bukit Paralayang Watugapit tidak perlu ragu atau pun takut karena sudah pasti aman untuk dicoba. Jadi jika kamu ingin menikmati pemandangan Pantai Parangtritis dengan cara yang unik, kamu bisa mencoba sensasi terbang di atas laut memakai paralayang yang sudah disediakan.

Menikmati Senja Dari Atas Bukit

Sejak pukul 4 sore, para pengunjung sudah mulai berdatangan dan mengambil posisi di atas bukit bersama dengan keluarga, pacar, ataupun teman. Makin sore, makin banyak pula pengunjung yang datang ke Bukit Paralayang Watugapit. Mereka mengabadikan pemandangan yang ada melalui smartphone ataupun kamera masing-masing. 

Tak jarang juga ada yang mengabadikan proses tenggelamnya matahari dengan timelapse. Saat senja mulai tiba, kamu bisa menyaksikan matahari bulat sempurna berwarna oranye yang perlahan mulai ditelan oleh pantai di ufuk Barat.

DOKPRI
DOKPRI

DOKPRI
DOKPRI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun