Mohon tunggu...
Isson Khairul
Isson Khairul Mohon Tunggu... Jurnalis - Journalist | Video Journalist | Content Creator | Content Research | Corporate Communication | Media Monitoring

Kanal #Reportase #Feature #Opini saya: http://www.kompasiana.com/issonkhairul dan https://www.kompasiana.com/issonkhairul4358 Kanal #Fiksi #Puisi #Cerpen saya: http://www.kompasiana.com/issonkhairul-fiction Profil Profesional saya: https://id.linkedin.com/pub/isson-khairul/6b/288/3b1 Social Media saya: https://www.facebook.com/issonkhairul, https://twitter.com/issonisson, Instagram isson_khairul Silakan kontak saya di: dailyquest.data@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Pilihan

Titik Eksotik Danau Toba Pilihan Sandiaga Uno

25 Mei 2021   08:46 Diperbarui: 25 Mei 2021   09:09 1015
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kami team liputan ekonomi kreatif di Adian Nalambok. Dari kiri ke kanan: Didik Wiratno, Isson Khairul, Erwin Hadi, dan Budi Tanjung. Foto: dokumen pribadi

Dua Bulan Sabam Siahaan

Oke, mari kita kembali ke titik eksotik Adian Nalambok. Titik instagramable temuan Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sudah dua bulan lebih Sabam Siahaan menata titik pilihan Sandiaga Uno tersebut. Sabam Siahaan adalah pelaku ekonomi kreatif yang sudah malang-melintang di Bali serta di berbagai destinasi wisata kelas dunia lainnya. Hingga kini ia masih berkutat di sana.

Sebagai putera Tanah Toba, Sabam Siahaan sudah melanglangbuana keliling dunia. Ia lama hidup di Bali, terlibat di sejumlah aktivitas ekonomi kreatif di Pulau Dewata tersebut. Kini, Sandiaga Uno memintanya untuk menggerakkan ekonomi kreatif di Tanah Toba.

Bagi Sabam Siahaan, permintaan itu ibarat mendorong sampan ke hilir. Karena, sudah sejak lama ia ingin berbuat untuk Tanah Toba, tapi belum menemukan momen yang tepat. Maka, begitu momen itu tiba, dengan sepenuh jiwa raga, ia mengerahkan seluruh kompetensinya untuk Tanah Toba.

Titik pilihan Sandiaga Uno tersebut merupakan titik awal. Titik itu berada persis di seberang Kantor Kecamatan Tampahan, Jalan Negara Balige Tarutung Gurgur Aek Raja, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Titik itu di tepi jalan, di bibir jurang yang dalam.

Sabam Siahaan (kiri) dan Isson Khairul dari Kompasiana berbincang seru tentang proses kreatif penciptaan benda-benda seni dari bahan-bahan yang bisa diperoleh dari kawasan seputaran Danau Toba. Foto: budi tanjung
Sabam Siahaan (kiri) dan Isson Khairul dari Kompasiana berbincang seru tentang proses kreatif penciptaan benda-benda seni dari bahan-bahan yang bisa diperoleh dari kawasan seputaran Danau Toba. Foto: budi tanjung
Sabam Siahaan merenovasi warung sederhana di sana menjadi sebuah bangunan kokoh, lengkap dengan rooftop untuk menikmati Danau Toba seleluasa-leluasanya, dari ketinggian. Dinding tebing di sana, ia beton untuk mencegah longsor.

Di sana juga ia buat sepotong jembatan yang menjorok ke jurang, agar pengunjung bisa puas ber-selfie-ria maupun ber-welfie-ria, dengan latar eksotisme Danau Toba. Juga, dibuatkan Rumah Batak versi mini, sebagai ruang panjang produk-produk kreatif yang ia ciptakan.

Antara lain, ada kursi tamu dan meja tamu dari kayu bekas. Kayu bekas tersebut sengaja dibakar di bagian tertentu, diamplas, kemudian divernis hingga memiliki nilai art. Juga, ada kursi dari kayu bekas, yang kaki kursinya dari besi.

Ada pula tempat gantungan lampu dari akar kayu. Ada vas bunga dari pohon kayu yang sudah terbelah, kemudian diolah sebagai benda seni yang oke banget untuk pajangan. "Bahan-bahan yang selama ini tak berharga di seputar Danau Toba, kami olah secara kreatif menjadi benda seni yang bernilai tinggi," ungkap Sabam Siahaan.

Berbagai akar kayu dan kayu-kayu bekas di sekitar Danau Toba, diolah secara kreatif oleh Sabam Siahaan bersama warga setempat, menjadi benda seni bernilai tinggi. Foto: budi tanjung
Berbagai akar kayu dan kayu-kayu bekas di sekitar Danau Toba, diolah secara kreatif oleh Sabam Siahaan bersama warga setempat, menjadi benda seni bernilai tinggi. Foto: budi tanjung

Adian Nalambok, Indah dan Sejuk

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun