Mohon tunggu...
Irwan Rinaldi Sikumbang
Irwan Rinaldi Sikumbang Mohon Tunggu... Freelancer - Freelancer

menulis untuk menikmati kehidupan

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan Artikel Utama

Jabatan Kepala Desa Makin Seksi, Pilihlah yang Integritasnya Teruji

19 September 2021   14:09 Diperbarui: 24 September 2021   06:20 863
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Demikian pola cara si calon saat berkampanye. Pemilihan kepala desa diduga cukup menguras uang si calon, terutama bila bermain politik uang. Nah, yang seperti ini yang jangan dipilih.

Soalnya, kalau sampai calon yang membagi-bagi uang menang, jangan heran bila nantinya ia akan "kreatif" menilap anggaran, agar modalnya kembali.

Diduga, seperti juga pada pilkada, meskipun sulit dibuktikan, kesan masih dipakainya politik uang, berkemungkinan besar terjadi pula di pikades.

Memang, calon kepala desa tidak boleh terlibat dalam politik praktis dan keikutsertaannya pada pilkades bukan atas nama partai politik.

Tapi, cara-cara sebagian orang partai dalam kamapanye pileg atau pilkada, ditiru oleh calon kepala desa, sehingga si calon ini harus punya dana besar jika mau terpilih.

Kenapa para calon kepala desa berani menghabiskan banyak uang? Karena setiap tahunnya ada "jatah" anggaran dana desa yang relatif besar, bisa mencapai Rp 1 miliar. 

Itulah yang membuat jabatan kepala desa semakin seksi, meskipun gaji resminya setiap bulan relatif kecil, masih di bawah Rp 5 juta.

Dana desa tersebut, jika dimanfaatkan sepenuhnya tanpa aroma korupsi, sangat berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di suatu desa.

Ada desa yang sukses membangun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), ada juga yang sukses membangun obyek wisata alam. 

Dengan proyek yang sukses di atas membuat dana desa semakin berkembang lagi, sehingga nanti bisa dipakai membantu bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial di desa tersebut.

Diperkirakan, pada tahun ini banyak kabupaten yang telah menjadwalkan pilkades serentak. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun