Mohon tunggu...
Irsyad novanto
Irsyad novanto Mohon Tunggu... Wiraswasta - WorkHard

Planology and Trader

Selanjutnya

Tutup

Nature

Essay Kajian Wilayah Pengembangan Industri Kecil Berbasis Komoditas Unggulan Pertanian Kabupaten Majalengka

21 Juni 2020   20:38 Diperbarui: 21 Juni 2020   20:38 1228
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

1. Kualitas buruh yang sama pada tingkat regional dan nasional

2. Produktivitas pada sektor x sama pada tingkat daerah dan nasional

3. Pada setiap sektor akan menghasilkan produksi tunggal

Pembahasan 

 Dari berbagai metode pendekatan diperoleh hasil wilayah yang unggul komperatif dan kompetitif pada setiap komoditas. Berikut adalah pemaparan komoditas yang menjadi unggulan di setiap wilayah :

Komoditas jagung unggul di Kecamatan Bantarujeg, Malausma, Cingambul, Talaga, Banjaran Maja dan Sukahaji.

Komoditas mangga unggul di Kecamatan Majalengka, Cingasong, Kertajati, Sukahaji dan Sindang.

Komoditas kedelai unggul di Kecamatan Jatiwangi

Komoditas pisang unggul di Kecamatan Lemahsugih, Argapura dan Rajagaluh

Selain hasil dari unggulan komoditas di setiap wilayah, pada metode pendekatan penelitian ini menghasilkan desa yang memiliki sektor basis dari hasil pertanian, tingkat dari kapasitas pelayanan dan aksesbilitas pendukung, potensi fisik lahan pengembangan komoditas unggulan dan arahan wilayah pengembangan Industri.

Untuk hasil dari bahasan terkait desa yang memiliki sektor basis dari hasil pertanian diperoleh 179 desa yang basis industri kecil. Sedangkan sisanya yaitu 138 desa lainnya tidak basis. Untuk hasil bahasan terkait tingkat dari kapasitas pelayanan dan aksesbilitas pendukung terbagi menjadi 3 hirarki. 50 desa di Majalengka termasuk pada hirarki 1, 83 desa termasuk pada hirarki 2, dan pada hirarki yang ke 3 terdapat 203 desa.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
Mohon tunggu...

Lihat Konten Nature Selengkapnya
Lihat Nature Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun