BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan

AKUN RESMI BPJS KESEHATAN yang digunakan untuk menyampaikan informasi terbaru seputar BPJS Kesehatan dan jaminan kesehatan. Kunjungi akun resmi kami lainnya di Twitter: @BPJSKesehatanRI, Facebook: BPJS Kesehatan (Akun Resmi), KasKus (bpjskesehatan) dan Instagram @bpjskesehatan_ri. More information: www.bpjs-kesehatan.go.id | Call Center: 1500400

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

JKN-KIS Temani Suparman Perjuangkan Kesembuhan Istrinya

12 April 2019   13:50 Diperbarui: 12 April 2019   13:57 64 0 0
JKN-KIS Temani Suparman Perjuangkan Kesembuhan Istrinya
Dokpri

Prabumulih, -- Siang itu, Suparman (63), warga kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim berkunjung ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Prabumulih. Di sela-sela menyelesaikan urusan administrasinya, Suparman bercerita bahwa Siti Zaleha (59), istrinya, pernah menggunakan kartu Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) lantaran sakit menderita diabetes melitus.

"Saya sedih melihat kondisi istri saya sebelum berobat. Belum lagi pikiran saya semakin kalut ketika harus memikirkan biaya yang akan dikeluarkan untuk berobat nantinya. Namun saya memiliki harapan untuk tetap bisa memperjuangkan kesembuhan istri saya karena saya  memiliki kartu  JKN-KIS. Saya meyakini program JKN-KIS ini bukan hanya memberikan perlindungan kepada masyarakat  yang sedang sakit, tapi juga dengan adanya program ini, dapat menghapus kekhawatiran masyarakat akan mahalnya biaya berobat," cerita Suparman saat diwawancarai oleh Jamkesnews, Kamis (11/04),  

Sepanjang menemani Siti berobat, Suparman mengaku tidak menemui kesulitan dalam menggunakan kartu JKN-KIS dan juga tidak ada pembedaan antara pasien umum dengan pasien pengguna JKN-KIS. Diakuinya, baik pasien umum maupun pasien JKN-KIS sama-sama mendapatkan pelayanan yang baik dan ramah dari petugas.

"Waktu menyadari adanya Program JKN-KIS dan kami sudah terdaftar, saya segera mengajak istri saya untuk berobat karena kondisinya sudah memperihatinkan. Alhamdulillah kami dilayani dengan baik di rumah sakit di  Palembang, sama sekali tidak diperlakukan berbeda dari pasien umum. Tidak ada juga pungutan biaya sepeser pun," kata pria pensiunan BUMN yang kini mengisi kesehariannya menjadi petani ini.

Suparman menambahkan, pada dasarnya orang tidak mau sakit. Kini semua lapisan masyarakat berani datang berobat karena sudah ada JKN-KIS yang menanggung biaya pengobatannya sesuai prosedur. Walaupun sudah baik, Suparman berharap pelayanan Program JKN-KIS ini dapat ditingkatkan lagi ke depannya. Menurutnya, program yang baik adalah program yang mendapat dukungan dari seluruh kalangan masyarakat dan memiliki manfaat yang luar biasa untuk masyarakat itu sendiri.

"Saya berterima kasih kepada tenaga kesehatan yang sudah bekerja keras merawat pasien-pasien sebanyak itu, juga kepada Program JKN-KIS yang telah mengembalikan senyum jutaan masyarakat Indonesia karena kini memiliki kepastian biaya berobat," ucap Suparman. (RW/df)