Mohon tunggu...
Indah Gultom14
Indah Gultom14 Mohon Tunggu... Freelancer - indahgultom14

indagultom fkip ekonomi

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Etika dalam Berbisnis yang Profesional di Masa Pandemi Covid-19

9 Desember 2021   12:33 Diperbarui: 9 Desember 2021   13:35 143 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ekonomi. Sumber ilustrasi: PEXELS/Caruizp

PENTINGNYA ETIKA BISNIS  DI MASA PANDEMI COVID-19"


Saat ini semakin sedikit orang yang bepergian keluar rumah,berbagai aktivitas mulai dari pekerjaan,pendidikan sampai  kepada bisnis yang dijalankan menjadi terhambat bahkan terhenti untuk sementara waktu.

Mengingat pandemi yang terus berlangsung maka pelaku bisnis perlu memperhatikan  etika bisnis yang wajib di terapkan demi keberlangsungan bisnisnya.

Etika bisnis adalah segala kegiatan bisnis yang berhubungan dengan konsumen dan dengan mengedepankan  moral ,sehingga bisnis tersebut memiliki citra bagus di masyarakat dan menjadi salah satu unsur inti untuk melihat apakah perusahaan sudah mencapai  tujuannya engan cara yang benar atau salah.

Kenapa ketika berbisnis itu penting adanya etika?Karena etika merupakan skill yang paling mendasar dalam menjalankan bisnis, karena profesi apapun memerlukan etika begitu juga dengan berbisnis, karena akan membawa diri seseorang akan menghargai dan merasa nyaman  berbisnis dengan kita dan sangat dibutuhkan dalam dubia bisnis,karena setidaknya dengan adanya etika akan mampu memberikan pedoman bagi pihak pelaku bisnis.

Dengan diterapkannya etika bisnis akan memberikan gambaran bahwa berbisnis yang sukses tidak hanya memperoleh keuntungan ,melainkan bsinis yang bergerak secara sehat dan etis  serta tanggung jawab dan pastinya memelihara hubungan yang baik antar pelaku bisnis yang terlibat kerja sama.


10 Tips etika dalam berbisnis diantara lain adalah:

  • Pelajari cara meningkatkan kecerdasan emosional


  • Belajar cara meredam emosi  didalam diri dan melihat sesuatu dari perspektif orang lain. Meredam emosi itu penting  didalam kehidupan bisnis. Semakin kita bis meredam emosi dan memingkatkan kecerdasan emosi kita,bukan hanya bisnis yang sukses tetapi kita juga semakin bisa mengenal karakter setiap pribadi orang.


  • Berpakain dan berososial media  sesuai peran.


  • Tunjukan kesan pertama  yang baik  ketika kita bertemu dengan rekan bisnis dengan muka yang kusut dan pakaian tidsk rapi, Hal itu akan mencerminkan  siapa diri kita.

  • Begitu juga dengan dunia sosial media. Semakin berkembang teknologi semakin juga ilmu kita. Dimulai dari kita posting usaha, berteman di sosial media hingga gaya tulisan kita yang harus disesuaikan dengan bisnis kita.


  • Usahakan tepat waktu.


  • Usahakan tepat waktu di dalam bisnis karena akan membentuk pribadi yang tepat waktu dan menghargai waktu karena tidak terlambat. karena kalau sudh sekali terlambat maka kita akan terus mengulanginya dan beranggapan hal itu sudah biasa.

  • Bagian ini merupakan penyakit sebagian besar orang indonesia,tetapi tidak semua orang terlambat ,masih banyak juga yang on time. Jika menjadikan bisnis sebagai tujuan utama, maka keluarga bukan prioritas yang pertama, biasanya hal ini untuk para pebisnis kelas besar  yang tujuannya memang hanya fokus berbisnis.


  • Hargai pendapat orang lain


  • Memulai suatu bisnis ,kita harus dapat menghargai rekan bsinis kita,tim bisnis, suplier bisnis,maupun pembeli. Perlakukan mereka semua dengan baik .

  •  

  • Ini saya lakukan dibisnis saya , ketika ada konsumen yang beli di toko ikan saya tentang suatu jenis ikan saya, saya usahakan untuk menghargainya.

  • Contohnya: Kak boleh minta tolong di fotokan sepatunya?dan warna nya apa saja ya?''tanya konsumen.

  • Padahal dipostingan sosmed saya sudah jelas keterangannya , tetapi si konsumen meminta untuk difotokan dan dijelaskan  maka saya dengan sabar saya hargai kemauannya.


  • Selalu siap dengan solusi


  • Ketika ada masalah dalam bisnis, kita harus siapkan solusi untuk menghadapi masalah tersebut. Dari salah satu poin penilaian adalah seberapa banyak  dia meberi solusi terhadap masalah yang dihadapinya.


  • Didalam kehidupan selalu ada masalah, apa lagi didalam dunia perbisnisan.

  • Dari masalah itu, kita harus bisa buat solusi yang terbaik, Misalnya, masalah penjualan saat pandemi corona, bagaimana cara menaikan omset keuangan ,menaikan jumlah produk yang akan dijual,dll.

  • Kita harus siap  dengan ide- ide cemerlang untuk sebagai solusinya.


  • Jangan takut mengakui kesalahan.


  • Belajar dari kesalahan adalah guru  untuk kita tumbuh berkembang  dan sukses dlam berbisnis. Jadi jangan takut untuk kita mengakui kesalahan yang kita hadapi, karena akan menjadikan diri kita menjadi lebih baik lagi.


  • Rendah hati dan terbuka pada kritik.


  • Setiap orang mempunyai kekurangan  dan kelebihan.

  • Kita tidak akan mengetahui 100% bagaimana teman kita,rekan bisnis kita, maupun orang- orang di sekeliling kita. Ttetap rendah hati kepada mereka semua agar mereka senang kepada kita, Bila ada yang mengkritik kita maka terima dengan lapang dada karena akan dijadikan pelajaran saat ini hingga dimasa yang akan datang.

  • Bersikap jujur.


  • Berbisnislah dengan jujur agar pelanggan atau konsumen selalu setia dengan kita. Bila kita melakukan kebohongan, maka dia tidak akan percaya lagi kepada kita, pelanggan akan pergi dan akan melakukan penilaian buruk kepada kita. Jika ada masalah dengan produk , maka sampaikan kondisinya seperti apa dan carilah solusinya. Agar kejujuran melekat didalam diri kita.


  • Ketika kita mengenalkan produk kita ke konsumen atau orang lain, kita harus jujur seperti apa barang kita.


  • Fokus kepada tujuan bisnis


  • Fokus adalah pintu gerbang dari berpikir.

Tanpa fokus, proses berpikir pun akan terasa lebih sulit. Oleh karenanya, berusaha untuk fokus sepenuhnya akan membuat kita dapat berpikir secara efektif. Kita pun akhirnya dapat menyusun strategi ampuh serta ide-ide kreatif untuk mengembangkan bisnis. Selain itu, saat kurang fokus, kita pun akan lebih kesulitan menuntaskan pekerjaan. Produktivitas pun akan jadi terhambat. Kita akan semakin jauh dari pencapaian target.

Salah satu bentuk tidak fokus dalam berbisnis adalah mencampur banyak jenis produk dalam Brand image bagaikan kepribadian yang dimiliki individu. Apa satu hal yang bisa kita kenali dari brand? Hal tersebut lah yang akan diingat oleh para pelanggan.

satu brand. Sebagian pebisnis melakukannya untuk mengejar permintaan pasar. Namun perlu diingat lagi, brand image seperti apa yang ingin diciptakan untuk bisnis Anda? Ketika mencampur terlalu banyak produk, hal ini dapat berpotensi menimbulkan kebingungan akan brand image tersebut. Akan lebih baik jika bisnis mencakup hal-hal yang relevan dalam satu tema, sehingga kita pun bisa lebih mudah dan konsisten dalam membangun brand image


Cara untuk dapat  berfokus  dalam berbisnis:

Buat target spesifik. Target inilah yang kemudian menjadi pedoman di setiap langkah dan proses yang diambil. Pastikan bahwa tidak ada yang melenceng dari target.

Kenali posisi Anda saat ini. Setelah menyusun target, kita perlu menyusun rencana. Kita perlu memahami, sudah sampai manakah bisnis ini sekarang? Dengan demikian, kita mampu membuat rencana ke depan yang sesuai.

Jadikan bisnis sebagai prioritas. Tetaplah untuk fokus terhadap apa yang ingin Anda capai dengan bisnis ini.Cari bantuan tenaga. Jika energi dan waktu terbatas namun banyak hal yang perlu ditangani, pertimbangkanlah untuk mencari bantuan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mendelegasikan tugas atau bahkan mencari tenaga outsourcing. Anda juga bisa mencari partner yang dapat dipercaya untuk berbagi tugas.

  • Jangan ada drama dalam bisnis


  • Fokus pada pekerjaan.

  • Selesaikan tugas yang ada di depan kita, Jika ada masalah, maka jangan dibesarkan untuk masalah yang kecil, karena ketika kita buat drama akan menciptakan suatu keburukan dalam etika bisnis.


  • Terlalu banyak drama akan membuat sebagian orang bosan, gunakanlah kalimat efektif dan mudah di mengerti orang lain,tidak perlu bertele-tele dan memperpanjang suatu hal yang bisa memperburuk kondisi bisnis kita,sampaikanlah apa adanya dan hal -- hal yang baik.




Mohon tunggu...

Lihat Konten Ekonomi Selengkapnya
Lihat Ekonomi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan