Mohon tunggu...
Ika Septi
Ika Septi Mohon Tunggu... Jurmas Tak Tentu Arah

penyuka musik, buku, film dan kerajinan tangan.

Selanjutnya

Tutup

Fesyen Artikel Utama

Ramai-ramai Mengecam Komersialisasi Heavy Metal dalam Dunia Fesyen

21 Agustus 2019   14:17 Diperbarui: 23 Agustus 2019   15:31 0 18 6 Mohon Tunggu...
Ramai-ramai Mengecam Komersialisasi Heavy Metal dalam Dunia Fesyen
Kendall Jenner dan Gary Holt 'Slayer' (Gambar: Altpress.com)

Tidak seperti musik rock yang kini tengah melorot, musik heavy metal masih ada dalam kedigdayaan walaupun tidak sesakti 5 dekade silam. 

Heavy metal adalah genre yang stabil namun tidak berarti kebal di urusan fashion yang selalu berputar ditambah dengan kemunculan banyak subgenrenya. Trash metal, black metal, death metal, nu-metal dan teman-temannya memiliki ciri outfit khasnya masing-masing.

Dan kini seiring dengan makin berkembangnya industri fashion, gaya heavy metal tidak hanya eksis di kalangan sendiri namun tersebar tak karuan ke segala arah.

Apa yang digunakan Lemmy Kilmister dan teman-temannya di Motorhead mungkin tidak terlihat sebagai ikon fashion yang khas. Namun secara estetika mereka telah memelopori sebuah tren yang kini masih bertahan selama kurang lebih 50 tahun terakhir.

Awalnya gaya berpakaian para anggota band heavy metal diambil dari gaya para biker. Hal ini terpapar pada banyak tato logo Hells Angels, klab motor yang sebesar-besar gaban di tubuh para penggiat musik cadas ini.

Nah pada tahun 70-an, kebaperan akan perang Vietnam telah membuat beberapa band mengadaptasi gaya berpakaian ala militer lengkap dengan rompi yang dihiasi lencana, pin, jahitan kain dari logo tertentu sampai ikat pingang yang berhias banyak peluru, dor!

Lalu muncullah Rob Haldford, frontman Judas Priest ini membawa serta motornya dengan memakai outfit serba kulit ke atas pentas. Akan halnya vokalis Iron Maiden tempo dulu, Paul Di'Anno mulai menggunakan aksesoris penuh dengan taburan logam yang melengkapi penampilan serba hitamnya.

Selain cara berpakaian, para musisi heavy metal pun memanjangkan rambut serta janggut yang mereka adaptasi dari budaya Celtic dan Viking.

Pada tahun 90-an, frontman Guns 'N Roses, Axl Rose memperkenalkan penggunaan kilt yaitu busana khas Skotlandia dengan corak tartan yang menawan.

Semua hal tentang fashion heavy metal itu menarik banyak minat anak muda untuk menggunakannya. Para remaja yang tengah mencari jati diri itu sangat menyukai segala sesuatu yang berbau pemberontakan, kengerian, dan kesuraman. Dan hal tersebut diwakili oleh genre musik dan tentu saja gaya berpakaiannya.

Kini outfit yang berbau-bau heavy metal pun mulai merasuki beberapa clothing line terkenal dunia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x