Mohon tunggu...
Ihda Budi Fauzan
Ihda Budi Fauzan Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang

Selanjutnya

Tutup

Gadget

NFT Makin Populer, Para Pekerja Seni Semakin Mudah Untuk Menjual Hasil Karyanya

18 Januari 2022   00:03 Diperbarui: 18 Januari 2022   00:07 187
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Dunia kripto, belakangan ini tengah ramai dibicarakan oleh publik terkait semakin meningkatnya kepopuleran Non Fungible Token (NFT) karena membantu pekerja seni untuk menjual karyanya.

NFT adalah sebuah aset digital yang mewakili objek dunia nyata seperti lukisan, seni music, item yang ada didalam game, dan video animasi/video pendek.

Aset digital tersebut dapat dibeli dan dijual secara online, dan lebih sering pembayaran yang dipakai adalah menggunakan cryptocurrency, yang umumnya dikodekan menggunakan software dasar yang serupa dengan aset crypto lainnya, namun NFT tidak bisa ditukarkan kemata uang resmi, tetapi masih bisa diperjualbelikan.

Meskipun keberadaannya sudah sejak tahun 2014, NFT saat ini menjadi semakin terkenal karena mereka dianggap sebagai metode yang praktis untuk membeli dan menjual karya seni digital, dan umumnya juga dinilai sebagai salah satu proses transaksi yang sangat terbatas dan memiliki kode pengenal yang cukup unik.

Dalam sektor kesenian sendiri, NFT sudah banyak sekali digunakan oleh para artis dalam menjajakan karyanya kepada para pecinta karya seni di forum jual beli digital.

NFT saat ini juga semakin banyak digunakan dalam lelang seni kontemporer, termasuk gambar, animasi. Salah satu kategori yang akan masuk untuk NFT baru-baru ini adalah fotografi. Fotografi dan cetakan sangat berhasil di lingkungan online baru ini. Hal tersebut semakin memudahkan fotografer menemukan pasar baru untuk pekerjaan mereka dengan NFT.

Dalam hal ini, banyak sekali para pekerja seni yang sering kali membuat konten ataupun video creator bahkan foto editing juga untuk mencoba memperjualbelikan karyanya melalui NFT ini, hanya berupa foto selfie saja sudah bisa meraup untung yang sangat banyak. Disisi lain ada juga pekerja seni lukisan yang menjual karyanya melalui NFT dan mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 4,2 juta melalui marketplace yang bernama “Opensea”.

Tetapi seperti berdiri, ada sedikit keraguan mereka disini untuk tinggal, dan akan terus mempengaruhi bagaimana mata uang dan pasar keuangan beroperasi ke depan.

Mengenai popularitas NFT yang meningkat dan pengaruhnya yang semakin besar pada industri seni, Dr Whitaker berpendapat bahwa NFT membawa banyak sekali manfaat yang signifikan bagi para seniman asalkan mereka tetap se-demokratis mungkin.

Daftar Referensi

Liputan6.com (2021). NFT Makin Populer, Indonesia Dinilai Butuh Matketplace Lokal.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gadget Selengkapnya
Lihat Gadget Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun