Den Ciput
Den Ciput Karyawan swasta

Just Ordinary man, with the Xtra ordinary reason to life. And i'm noone without God..

Selanjutnya

Tutup

Otomotif Pilihan

"Land Rover Defender", Mahalnya Sebuah Cerita

4 Oktober 2018   03:27 Diperbarui: 4 Oktober 2018   03:56 2460 1 1
"Land Rover Defender", Mahalnya Sebuah Cerita
Land Rover Defender 110 (Sumber: autotrader.co.uk

Suatu benda biasanya berharga mahal karena nilai fungsinya yang juga tinggi. Kalau mobil, karena teknologinya. Teknologi yang memudahkan pengguna tentunya. Selain teknologi, kenyamanannya juga.

Tapi ada beberapa mobil mahal yang tidak memenuhi semua unsur yang saya tulis diatas. Yaitu mobil yang mahal karena filosofinya.

Kalau sampean nebak bahwa itu adalah Land Rover, jawaban Sampean benar. Defender tepatnya. Bagaimana tidak, dari tahun 70an, sampai 90an, bahkan sampai produk penutupan tahun 2016, bentuknya nyaris sama!
(Saat itu diberi nama Land Rover 90 untuk Sasis pendek, dan Land Rover 110 untuk Sasis panjang, dan barulah pada tahun 1990 nama Defender disematkan)

Seperti yang sampean lihat, Defender tak banyak berubah dari waktu ke waktu. Bahkan sejak tahun 1947 sejak awal diluncurkannya. Sampean bisa lihat kan, bahkan fitur hiburan pun masih berupa head unit single din. Plus USB port yang bisa memutar format lagu MP3 atau untuk mengisi daya yiech punya gadget.

Walau ini keluaran baru, yiech tak bisa berharap fitur-fitur mewah. Seperti kontrol traksi, hill descent control, atau adjustable suspension. Semua itu tidak ada!

Transmisinya pun manual dengan pedal kopling yang berat. Sedangkan transfer case masih menggunakan tongkat. O ya, di mobil ini tak ada opsi 2 wheel drive. Sampean akan 'dipaksa' berjalan dengan mode all wheel drive. Sedangkan tongkat transfer case hanya untuk memilih mode antara 4H dan 4L.

Satu hal lagi fungsi tongkat transfer case, untuk differential lock untuk melewati medan yang berat supaya traksi bisa maksimal keempat rodanya. Caranya dengan menggeser tongkat transfer case ketika mode 4L

Untuk memindahkan mode berkendara dari kedua mode, baik dari 4H ke 4L atau sebaliknya, sampean diharuskan berhenti dulu, kalau pun jalan, tak boleh melebihi batas kecepatan 5km/jam.

Interior dari dulu ya gitu-gitu aja. Nggak banyak berubah.
Land rover masih mempertahankan struktur body lama, dengan Ladder frame serta body aluminium. Anda tak perlu kawatir ada pengendara motor ngawur yang akan menabrak dari belakang. Karena bahan aluminium yang dipakai sangatlah kuat. Dan saya jamin penabrak akan kapok, karena dia yang akan babak belur bak menghajar tembok. Hhmm...kayaknya cocok dipakai di Jakarta, gak bakal kawatir penyok karena pemotor.

Sambungan body pun masih mempertahankan paku-paku keling dan baut yang dibuat kasar tapi rapi.
Apa Defender buatan tahun 2014 dilengkapi ABS, EBD, atau fitur keselamatan aktif lain?
Forget it!
Sekali lagi, tidak ada!
Apa ada Air bag?
Absen pula!

Hanya pretensioner seat belt.
Apakah defender nyaman? Tidak ada kata nyaman. Memang, posisi mengemudi sangat ergonomis. Untuk ukuran mobil tahun 80'an! Hahahahah

Seberapa enak dikendarai?
Nggak enak juga! Respon stir nggak presisi, kopling berat, pedal rem berat, pedal gak nggak kalah berat.

Bagaimana mesinnya?
Ini yang istimewa.
Karena mesin dieselnya  2200cc, dengan turbo charger bisa meletupkan torsi(momen puntir) 360 Newton meter pada 1600 rpm.

Kabar buruknya, konsumsi bahan bakar dalam kota, adalah 8 -9 km /liter. Kabar baiknya, mesin Land Rover didesain untuk bisa Mengkonsumsi solar dengan sulfur tinggi atau Solar B20 yang banyak terdapat di negara berkembang kayak negeri yang kita perebutkan dari Kumpeni ini.

Saya tidak tahu kenapa, tapi Land Rover ini sangat tangguh di medan off road. Kalau sampean punya kesempatan nyoba, carilah tanjakan dengan kemiringan 35derajat, pindah transfer case ke 4L, masukan hihi satu. Injak pedal gas seperlunya, maka monster Inggris ini akan dengan mudah melaluihya.

Tetap dengan mode yang sama cari turunan curam, lepas pedal gas, biarkan mobil turun tanpa bantuan apapun, maka disinilah Anda akan mengerti, kenapa Defender nggak dilengkapi Hill Descent Control, karena engine brake akan berfungsi secara luar biasa hebat.

Sampean tidak perlu tanya, apakah Land Rover pelit teknologi untuk diberikan pada Defender ini. Pada Defender, emang kayak gini. Demi mempertahankan filosofi.

Tapi jangan lupa, Land Rover juga memproduksi Range Rover. Mobil super nyaman dengan segudang teknologi. Teknologi, kenyamanan dan keamanan nomor wahid di sediakan pada jajaran Range Rover. Kalau Sampean mau nyaman, pilih aja Range Rover. Jangan Land Rover. 

Apakah hanya karena mempertahankan filosofi, sehingga Land Rover dibuat 'segitu banget'?
Bisa iya. Karena Land Rover pengin menghadirkan sebuah benda kenangan yang tanggung dan legendaris. Tetap dengan esensinya sebagai mobil off road sejati. Tetap dengan kemurniannya sebagai mobil pelahap medan lumpur.
Kalau misalnya Sampean punya Range Rover, taruhlah, Discovery, apakah Sampean tega mengajaknya melahap lumpur atau ber-off road ria? Walau Discovery pada esensinya juga mobil Off Road yang menjuarai beberapa seri Kejuaraan Off Road Camel Trophy (1980-2000).

C'mon!
kita mondar-mandir aja di depan rumah Luna Maya, siapa tahu disuruh mampir ngopi...hehehe

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2