Mohon tunggu...
Ety Supriyatin
Ety Supriyatin Mohon Tunggu... Lainnya - Anaknya guru, Istrinya guru, ibunya guru, kakaknya guru πŸ€”

Menulis apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan. β– JUST BE MYSELFβ– 

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Bidak Kecil Tak Mau Diinjak

17 Januari 2023   13:51 Diperbarui: 17 Januari 2023   13:54 185
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Meskipun hanyalah bidak, kecil
Dengan kecerdasan ia berani
Optimis menghadapi tantangan dan rintangan
Sebab jika tiada kecerdasan, ia tetaplah lemah

Papan sandiwara penuh tipu muslihat,
tak menjadikan bidak kecil terjebak
Dari sudut kanan atau kiri mampu mengganyang musuh besar
Raja sekalipun siap disantap
Kecil tak harus lemah, begitu pikir bidak kecil

Dengan kecerdasan siap melahap
Bidak kecil selalu menikmati penderitaan
Tapi bidak kecil Β bukan pelanggan derita yang tiada akhir
Karena ia gunakan kecerdasan

Baca juga: Terlelap di Sauna

Bidak kecil terus melaju ke depan
Kelemahannya hanyalah pandangan sebelah mata
Namun kemenangannya bukti ia berani
Karena kecerdasan bidak kecil Β yang tak mau diinjak

Baca juga: Sumur Inspirasi

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun