Mohon tunggu...
Hera Veronica Sulistiyanto
Hera Veronica Sulistiyanto Mohon Tunggu... Wiraswasta - Pemuisi Jalanan

Pecandu Senja | Pemabuk Puisi | Penikmat Kopi | Pemahat Aksara | Pecinta Musik Cadas 😎🤘

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Balada Orkes Gerobakan

28 November 2020   22:56 Diperbarui: 30 November 2020   10:19 150 26 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Balada Orkes Gerobakan
Teras Blog

Balada Orkes Gerobakan

Ingar-bingar musik mengalun dari speaker bersuara sember, seakan merobek gendang telinga. Dan memompa jantung berdetak lebih kencang.

Sang Biduan dengan pakaian seronok dan muka berhias berdempul bedak, melantunkan tembang milik kaum bawah. Diiringi Orkes Gerobakan.

Identik irama cengeng namun adakalanya irama menghentak, menggedor jantung. Lantaran volume suara disetel sekerasnya pekak luar biasa.

Sang Biduan meliukan tubuh nan aduhai, sebab bernyanyi tanpa goyang serasa hambar bak sayur tanpa garam kurang bumbu kurang sedap. Teruslah ia bergoyang senyum genit dipasang.

Sang Biduan terus bernyanyi menjual suaranya di atas trotoar. sambil memasang kerling mata nakal. Berharap saweran deras membanjiri.

Tak jengah dirangkul para lelaki, yang menggenggam uang kertas di tangan. Sambil tersenyum sumringah menyambut lembaran uang Saweran.

Pesta kaum bawah terus berlangsung hingga menjelang dini hari, disambut gegap gempita para pekerja kasar. Lepaskan penat setelah kerja seharian.

Malam kian merambat naik keriuhan tengah di puncaknya, serupa perhelatan akbar. semua turut serta bergoyang. Sejenak melupakan Kesusahan.

Beberapa di antaranya ada yang mencekik botol, dengan langkah semaput serta sebatang kretek disela jari terus disulut lagi bak kereta api.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
LAPORKAN KONTEN
Alasan