Mohon tunggu...
Henry Haikal Al Faraby
Henry Haikal Al Faraby Mohon Tunggu... Guru - 3201041903990003

No Pain, No Gain.

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas Pilihan

KKN-T Universitas Pendidikan Indonesia Program Penanggulangan Dampak Covid-19 di SDN Mandiri 5 Cimahi

2 Desember 2020   21:26 Diperbarui: 2 Desember 2020   21:36 289
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Perubahan peradaban dan metode ini menuntut stakeholder pendidikan untuk mempersiapkan diri dalam mengikuti perkembangan zaman seperti saat ini. Dalam bidang pendidikan, seluruh stakeholder pendidikan harus mempelajari literasi teknologi terutama dalam pemanfaatannya sebagai media pembelajaran daring yang saat ini sedang dilakukan.

Tak dapat dipungkiri jika pandemik ini mengubah berbagai tatanan kehidupan masyarakat, mulai dari aspek kesehatan hingga pendidikan. Pembelajaran daring yang diterapkan boleh dikatakan sebagai tantangan sendiri, tetapi juga peluang yang berhasil dipetik.

Di satu sisi dalam waktu singkat harus beradaptasi dengan aneka platform video conference, mempersiapkan infrastruktur teknologi, serta kebutuhan kuota yang meningkat. 

Di sisi lain, proses inovasi pembelajaran justru dapat terbangun dengan adanya tantangan ini, bagaimana cita-cita untuk membangun pembelajaran online yang berkualitas ini justru distimulasi oleh pandemic covid-19, serta mencoba melepaskan diri dari rutinitas kegiatan belajar mengajar yang terkesan kaku, formal, dan prosedural dengan aneka macam capaian pembelajaran mata pelajaran yang harus diselesaikan dalam 1 semester.

Melihat banyaknya kendala dari peserta didik, orang tua, dan pendidik dalam proses pendidikan di masa pandemic covid-19 ini, tentu fleksibilitas dan adaptabilitas menjadi dua kata kunci yang harus dipertimbangkan. Memang bukanlah hal yang mudah menyelenggarakan pendidikan di masa pandemic covid-19 yang dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari teknis dan non-teknis.

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, kendala teknis seperti kecepatan internet yang tidak merata di berbagai wilayah Indonesia, kondisi sosial dan ekonomi peserta didik yang beragam, ketersediaan infrastruktur/perangkat teknologi yang memadai, serta pemenuhan kuota data yang besar menjadi tantangan tersendiri dalam pembelajaran daring.

Selain itu, secara non-teknis, psikososial masyarakat yang terpukul dari aspek ekonomi akibat berbagai hal, tugas yang menumpuk sebagai ukuran capaian kurikulum yang harus dituntaskan dalam 1 semester, serta berkurangnya dukungan dari teman sebaya yang selama ini diperoleh dari interaksi sosial juga turut mempengaruhi kesuksesan dalam proses penyelenggaraan pendidikan daring.

Melihat adanya aspek penyederhanaan dalam kompetensi dasar yang berfokus pada kompetensi esensial dan kompetensi prasyarat untuk kelanjutan pembelajaran tentu memberikan ruang yang luas bagi pendidik, dalam hal ini pengajar untuk berinovasi dalam proses penyampaian pembelajaran daring. 

Penyederhanaan ini sebagai cara untuk mengembalikan esensi dari pendidikan itu sendiri. Pendidikan haruslah menyenangkan dan memberi rasa ingin tahu yang lebih, bukan justru membebani atau lebih-lebih memebuat stress, baik bagi pendidik maupun peserta didik.

Setelah munculnya wabah covid-19 di belahan bumi, sistem pendidikan pun mulai mencari suatu inovasi untuk proses kegiatan belajar mengajar. Setiap institusi dituntut untuk memberikan inovasi terbaru untuk membentuk proses pembelajaran yang sangat efektif. 

Sebagai institusi pendidikan dengan salah satu tri darmanya yaitu pengabdian, tentunya Universitas Pendidikan Indonesia juga melakukan inovasi atau pembaharuan dalam beberapa programnya di bidang pendidikan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun