Mohon tunggu...
Bert Toar Polii
Bert Toar Polii Mohon Tunggu... Jurnalis - Saya adalah penggemar olahraga bridge yang sangat fanatik dan ingin berbagi tentang berbagai kelebihan dan manfaat olahraga ini. Waktu luang saya digunakan untuk memperkenalkan tentang kampung saya Tondano.

Saya adalah penggemar olahraga bridge yang sangat fanatik dan ingin berbagi tentang berbagai kelebihan dan manfaat olahraga ini. Waktu luang saya digunakan untuk memperkenalkan tentang kampung saya Tondano.

Selanjutnya

Tutup

Nature

Pelet Ikan Alternatif Tangani EG di Danau Tondano

26 Maret 2021   12:28 Diperbarui: 26 Maret 2021   14:18 268
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Nature. Sumber ilustrasi: Unsplash

Suksesnya  pakan eceng gondok yang sudah jadi program nasional KKP akan berdampak besar terutama buat pembudidaya  yang akan mendapatkan pakan  cukup murah dan berkwalitas.

Dampak berikutnya EG  di danau dapat dikendalikan karena setiap hari diangkat dengan mengupah penduduk sekitar.

Pakan ikan berbahan EG sudah sukses di uji oleh BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA AIR TAWAR SUKABUMI.

Hal ini juga sudah disadari oleh Gubernur NTT yang ingin membangun pabrik sendiri karena peternak di NTT menghabiskan 1 T untuk membeli pakan dari Jawa.

Persoalan yang dihadapi untuk memperbesar usaha ini adalah masalah modal kerja.  Untuk menghasilkan produksi 1-2 ton per hari dibutuhkan sekitar Rp. 420 juta.

Sementara itu Ir. Fernando Simanjuntak dari Balai Besar Perikanan Air Tawar Tatelu menyarankan untuk tahap awal bisa di produksi 5 ton per hari.

Jika ada investor yang berminat ini akan sangat membantu dan diperkirakan modal akan kembali setelah 15 bulan.

Penulis mendukung ide ini karena berangkat dari pemikiran yang sama sebagai orang Tondano yang ingin berpartisipasi melestarikan Danau Tondano.

Mari kita belajar dari kasus Danau Limboto di Gorontalo :

Thn 1932 kedalaman Danau Limboto 30 m.

Thn 2020 kedalaman 1 - 3 m.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Nature Selengkapnya
Lihat Nature Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun