Mohon tunggu...
Hans Hayon
Hans Hayon Mohon Tunggu... Mahasiswa -

Selanjutnya

Tutup

Analisis Pilihan

Peran Negara dalam Mengelola Intoleransi dan Ekstremisme

17 Mei 2018   22:56 Diperbarui: 17 Mei 2018   23:44 1869
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Analisis Cerita Pemilih. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG

Daftar Pustaka

Anderson, Benedict.2003. Imagined Communities 2ed, London: Verso.

Antonsich, Marco. "Interculturalism versus multiculturalism---The Cantle---Modood Debate", Jurnal Ethnicities 2016, Vol. 16(3), 470-493

Best, Steven and Kellner, Douglas.2003. Teori Postmodern, Interogasi Kritis, penterj, Indah Rohmani, Malang: Boyang Publishing.

Cantle, Ted. "Interculturalism: Learning to Live in Diversity", Jurnal Ethnicities 2016, Vol. 16(3), 470-493

Davis, Paul K., Kim Cragin (eds.). 2009. Social Science for Counterterrorism: Putting the Pieces Together. Santa Monica: CA: RAND Corporation. Available from www.rand.org

Dhewayani, Jeanny. "Managing Religious Diversity in Indonesia: Policy and Reality" dalam Religion, Public Policy, and Social Transformation in Southeast Asia Vol.1, editor Dicky Sofjan, 2016 Globethics.net Focus: Geneva.

Huntington, Samuel. 1993. The Changing Security Environment and American National Interest, Olin Institute's Project: Havard University.

Kleden, Budi. Pos Kupang 20 September 2008.

Menchik, Jeremy. "Productive Intolerance: Godly Nationalism in Indonesia", Comparative Studies in Society and History, 2014:56(3) halaman 591-621.  Available from https://www.cambridge.org/core/terms.

Mirahmadi, Hedieh. "Building Resilience against Violent Extremism: A Community-Based Approach", The ANNALS Journal of the American Academy of Political and Social Science, Vol.688, 21 Oktober 2016

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Analisis Selengkapnya
Lihat Analisis Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun