Mohon tunggu...
Hanan Wiyoko
Hanan Wiyoko Mohon Tunggu... Saya menulis maka saya ada

Suka membaca dan menulis, bergiat di literasi digital dan politik, tinggal di Purwokerto, Jawa Tengah

Selanjutnya

Tutup

Love Pilihan

Belum Punya Anak, Bisa Jadi Perlu Cek Varikokel

15 Maret 2021   06:00 Diperbarui: 15 Maret 2021   06:14 356 5 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Belum Punya Anak, Bisa Jadi Perlu Cek Varikokel
Ilustrasi. Foto sehatq.com

Varikokel berpotensi menyebabkan kemandulan. Itu kata dokter yang kemudian memotivasi saya untuk melakukan pengobatan dengan operasi minor. Setengah tahun setelah operasi, hasilnya terlihat. Istri saya hamil anak pertama.

PENGERTIAN varikokel dikutip dari situs alodokter.com adalah pembengkakan pada pembuluh darah vena dalam kantong zakar (skrotum). Varikokel terjadi di skrotum yang berfungsi menahan testis serta mengandung arteri dan vena di saluran sperma (spermatic cord) pada setiap testis di atas skrotum. Istilah  Jawa, varikokel disebut juga sanglir. Kantung dua buah zakar (skortum) idealnya berukuran sama. Namun karena terjadi pembengkakan vena menjadi salah satu tidak simetris. Biasanya yang sebelah kiri.

Apakah sakit? Saya pernah merasakan nyeri. Beberapa tahun sebelum menikah, saya sempat merasakan nyeri. Pertama pada saat mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) semasa mahasiswa di tahun 2006. Kemudian kedua saat sedang bekerja di tahun 2009. Nyeri ketiga saya rasakan sekitar enam bulan setelah saya menikah di tahun 2011. Melihat rentang waktu tersebut, jaraknya cukup jauh atau jarang merasa nyeri.

Bagaimana rasa sakitnya? Saya merasakan nyeri dari arah bawah. Saya kira kena hernia. Untuk mengurangi rasa nyeri, atas arahan dokter yang konsultasi via telepon saya disarankan berbaring. Dengan posisi kedua kaki dilipat. Dengan cara ini, saya merasa lebih baik dan nyeri hilang perlahan. Sehari kemudian, saya periksa ke dokter di rumah sakit.

Apa gejalanya? Dokter mendiagnosa saya kena varikokel. Diagnosa diberikan setelah saya menceritakan gejalanya yakni keluhan nyeri dari skortum, adanya semacam varises pada kantung buah zakar, bila diraba terasa ada penampakan pembuluh darah yang membengkak. Saya juga diperiksa fisik. Dokter menyarankan agar dioperasi minor.

Mendapat saran ini, saya berkonsultasi dengan istri. Waktu itu saya dan istri baru menikah sekitar enam bulan dan belum hamil. Sebagai ikhtiar, kami sepakat untuk saya menjalani operasi tersebut. Hari dilakukan operasi pun tiba. Saya dioperasi di Rumah Sakit Margono Soekardjo, Purwokerto. Operasi berlangsung singkat. Karena operasi minor. Kata dokter, penanganannya seperti operasi penyembuhan hernia. Setelah dirawat sekitar 3 hari, saya diizinkan pulang. Penyembuhan berlangsung cepat dan saya beraktivitas sedia kala.

Alhamdulillah, sekitar berselang enam bulan dari operasi tersebut istri saya hamil. Kami berbahagia atas karunia ini.  Dengan tulisan ini, saya berharap bagi yang memiliki keluhan sama, bisa untuk melakukan pemeriksaan dokter. Siapa tahu ada kesembuhan dan mendapat momongan. (*)

VIDEO PILIHAN