Mohon tunggu...
Hana Marita Sofianti
Hana Marita Sofianti Mohon Tunggu... Guru - Praktisi Pendidikan Anak Usia Dini, Guru , Blogger, Ghost Writer, Founder MSFQ

Praktisi Pendidikan Anak Usia Dini , Guru, Blogger, Ghost Writer, Founder MSFQ

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Model Pembelajaran Berbasis "Pancaniti" di Purwakarta

18 Juni 2021   02:51 Diperbarui: 18 Juni 2021   03:04 11739
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber Foto Screenshoot by Konsep Dasar TdBA berbasis Pancaniti ( Dokumentasi TdBA)

Pancaniti berasal dari bahasa Sunda yaitu 'Panca' artinya lima dan 'Niti' adalah undakan atau tangga bisa juga dikatakan tahapan.

Lima tahapan Pancaniti tersebut adalah :

1. Niti Harti : Merupakan proses mendengar, membaca, melihat dan mengamati sehingga menemukan masalah & mengerti tujuan yang di harapkan.

2. Niti Surti : Tahapan pemahaman dari semua yang ditemui dan diaplikasikan ke tahap berikutnya dengan cara memaparkan secara verbal, solusi brainstorming , dan rancangan rencana proyek.

3. Niti Bukti : Bentuk pola tingkah laku keseharian dan penerapannya sebagai based practice dengan cara mengumpulkan dan memilih sumber data, melaksanakan proyek, menyimpulkan dan menuliskan tahapan proyek tersebut.

4. Niti Bakti : Merupakan tahapan pemecahan masalah, pembuktian, mendesign & membuat ulang juga mengevaluasi dengan analisis perbandingan , kesimpulan, umpan balik dan proses perbaikan.

5. Niti Sajati : tahapan terakhir yang berdasarkan proses belajar, pengamatan, pengalaman yang terintegrasi dan menghasilkan ilmu baru yang tidak terbantahkan melalui penilaian diri, persentasi, penyusunan laporan dan publikasi media.

Sumber Foto Screenshoot by Konsep Dasar TdBA berbasis Pancaniti ( Dokumentasi TdBA)
Sumber Foto Screenshoot by Konsep Dasar TdBA berbasis Pancaniti ( Dokumentasi TdBA)
Model Pembelajaran Berbasis 'Pancaniti' di Purwakarta

Model pembelajaran yang terdapat landasan teoritis , terperinci, terealisasi berbentuk runtutan kegiatan awal dan akhir dari proses pemahaman, pengamatan, pelaksanaan, evaluasi dan pencapaian hasil.

Pembelajaran Pancaniti juga merupakan model yang berorientasi pada tahapan proses belajar yang harus dilalui peserta didik / siswa secara tertib dan menyeluruh.

Pancaniti juga setara dengan teori taksonomi bloom dan sebagaimana kita ketahui juga sama dengan tujuan pendidikan UNESCO.

4 diantaranya : Learning To Know, Learning To Do, Learning To Be, Learning To Live Together.

Mendapatkan pengakuan dunia versi UNESCO dan menjadi role model satu-satunya kabupaten di Indonesia yang memiliki pilar pendidikan cerdas berkarakter.

Menjadikan Kabupaten Purwakarta terus melaksanakan program Tatanen di Bale Atikan yang sudah memiliki bentuk legal sesuai dengan Perbup dan Perda.

Terselenggaranya IHT ( In House Training) pada satuan pendidikan jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Tentunya dengan jumlah SD sebanyak 409 sekolah yang terdiri dari 378 SD Negeri dan 31 SD Swasta.

SMP sebanyak 108 Sekolah, 58 SMP Negeri, 29 SMP Satu Atap ( Satap), 27 SMP Swasta.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun