Mohon tunggu...
Hamdali Anton
Hamdali Anton Mohon Tunggu... Guru - English Teacher

Saya adalah seorang guru bahasa Inggris biasa di kota Samarinda, Kalimantan Timur. || E-mail : hamdali.anton@gmail.com || WA: 082353613105 || Instagram Custom Case : https://www.instagram.com/salisagadget/ || YouTube: English Itu Fun

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan Pilihan

Duhai Samsat, Bisakah Durasi Proses Mendapatkan Pelat Nomor dan STNK Lima Tahunan Dipercepat?

28 Juli 2020   16:11 Diperbarui: 28 Juli 2020   16:06 179
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber : kaltim.tribunnews.com

Terlebih dahulu, saya mengambil nomor antrean, cuci tangan, dan diukur suhu badan dengan thermogun sebelum diizinkan memasuki ruangan. 

Suhu oke. Saya diizinkan masuk. Saya memberikan nomor antrean kepada bapak yang bertugas di loket dekat pintu masuk, dan prosedur-prosedur berikutnya, mulai dari pembayaran sampai memperoleh STNK dan Pelat, saya rasa, Anda sudah mengetahuinya.

Saran untuk Samsat

Dari pengalaman mengurus STNK dan Pelat hari itu, saya memberanikan diri untuk memberikan saran kepada pengelola Samsat, di kota Samarinda pada khususnya dan di Indonesia pada umumnya.

Ada tiga saran yang ingin saya berikan.

1.  Perbanyak kantor layanan Samsat Penuh

Selama ini, untuk mengurus STNK lima tahunan dan Pelat, warga harus mengurusnya di kantor Samsat Penuh di kota masing-masing. Pengalaman saya selama beberapa kali menunjukkan betapa banyaknya masyarakat yang tumpah ruah ke Samsat Penuh untuk mengurusnya.

Menurut saya, dua Samsat Penuh seperti di Samarinda (sejauh yang saya ketahui, baru ada dua Samsat Penuh di Samarinda) tidak cukup untuk menanggulanginya. 

Seperti halnya beberapa Samsat Pembantu yang melayani pajak satu tahunan dan sudah terbukti membantu warga untuk mengurus STNK tahunan mereka dengan cepat; Samsat yang bertugas untuk menangani STNK lima tahunan dan Pelat perlu ditambah lagi, apalagi di masa pandemi covid-19 saat ini.

Saran saya, seandainya diterima saran saya ini, tambah lagi cabang-cabang Samsat Penuh di setiap kecamatan, sehingga warga tidak perlu jauh-jauh datang ke Samsat Penuh yang jaraknya jauh dari tempat tinggal mereka untuk mengurus pajak STNK lima tahunan dan Pelat.

2. Terakan nomor loket secara jelas

Yang menjadi persoalan lain dari prosedurnya adalah masalah nomor loket. Nomor loket yang tidak jelas.

Yang menjadi kebingungan setelah menaruh map berisi berkas-berkas fotokopi STNK dan kawan-kawan di loket 1 adalah sewaktu mendengar nama saya dipanggil dan harus menuju loket 5 untuk membayar pajak kendaraan bermotor.

Masalahnya, nomor loket yang tersedia hanya 1, 2, dan 3. Sejauh mata memandang, tidak ada nomor 4, 5, 6, dan 7 seperti yang dikumandangkan pengeras suara.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun