Mohon tunggu...
Hamdali Anton
Hamdali Anton Mohon Tunggu... Guru - English Teacher

Saya adalah seorang guru bahasa Inggris biasa di kota Samarinda, Kalimantan Timur. || E-mail : hamdali.anton@gmail.com || WA: 082353613105 || Instagram Custom Case : https://www.instagram.com/salisagadget/ || YouTube: English Itu Fun

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Aku Malu pada Bapak Tua Ini

8 Desember 2018   21:45 Diperbarui: 9 Desember 2018   00:17 141
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Saya menulis artikel ini untuk mengingatkan diri saya sendiri dan mudah-mudahan juga bisa menginspirasi orang lain kalau seandainya Anda mengasihani diri sendiri, berkacalah, karena pasti ada yang kondisinya lebih malang dari Anda.

Saya malam itu merasa galau dengan masa depan saya. Di hari sebelumnya, saya menulis puisi tentang kebebasan burung-burung yang bisa terbang kemana pun mereka ingin pergi.

Saya merasa sudah menyia-nyiakan masa muda dengan melakukan hal-hal yang tidak saya sukai dan memasuki usia parobaya, saya baru menyesal.

Saya waktu itu bingung. Di satu sisi, saya ingin resign dari pekerjaan saya waktu itu dan menekuni bisnis online, serta hobi menulis, disambi les privat bahasa Inggris. Namun di sisi lain, saya teringat dengan kegagalan saya dalam berbisnis online sebelumnyaa, yang mengakibatkan cadangan devisa saya terkuras di masa lalu.

Saya juga gagal di bidang mlm dan asuransi.

"Saya tidak berbakat," kata saya pada diri sendiri di waktu lampau.

Apakah benar begitu?

Setelah saya telaah dan pikirkan, saya mengambil kesimpulan kalau bukan karena saya tidak berbakat, tapi karena saya tidak menikmati proses bekerjanya.

Thomas Alva Edison, Henry Ford, Tohpati, Addie MS, Jubing Kristianto, Jack Ma, dan berbagai orang sukses lainnya memperlihatkan hal yang sama. Ada satu hal yang sama setelah saya membaca artikel-artikel tentang mereka.

Satu hal yang sama yaitu mereka menyenangi apa yang mereka kerjakan.

"Hidup cuma sekali. Kenapa malah mengerjakan sesuatu yang tidak disuka. Kerjakan hal yang Anda cintai."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun