Mohon tunggu...
Hadi Santoso
Hadi Santoso Mohon Tunggu... Penulis - Penulis. Pencerita. Pewawancara.

Pernah sewindu bekerja di 'pabrik koran'. The Headliners Kompasiana 2019 dan 2020. Nominee 'Best in Specific Interest' Kompasianival 2018. Saya bisa dihubungi di email : omahdarjo@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Bulutangkis Pilihan

Anthony Ginting Masuk Lingkaran Mitos Medali Emas Olimpiade

8 Agustus 2021   14:07 Diperbarui: 8 Agustus 2021   14:25 204 15 3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Anthony Ginting Masuk Lingkaran Mitos Medali Emas Olimpiade
Tunggal putra Indonesia, Anthony Ginting meraih medali perunggu di Olimpiade 2020/Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan

Keberhasilan tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting meraih medali perunggu di Olimpiade 2020 membuatnya masuk dalam lingkaran mitos Olimpiade.

Ya, ada sebuah mitos yang terjadi di cabang olahraga bulutangkis Olimpiade. Utamanya di nomor tunggal putra. Bahwa, peraih medali perunggu, akan meraih medali emas di Olimpiade berikutnya.

Mitos itu berlaku sejak Olimpiade 2012 di London, lalu terangkai ke Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, dan berlanjut di Olimpiade Tokyo 2020 tahun ini.

Simak fakta berikut ini.

Di Olimpiade 2012, pebulutangkis China, Chen Long yang tampil pertama kalinya di Olimpiade, berhasil meraih medali perunggu. Kala itu, usianya 23 tahun.

Empat tahun kemudian, Chen Long mampu meraih medali emas Olimpiade 2016. Di final, dia mengalahkan pebulutangkis andalan Malaysia, Lee Chong Wei yang mengalahkannya di semifinal Olimpiade 2012.

Di Olimpiade 2016 ini pula, pebulutangkis Denmark, Viktor Axelsen yang berusia 22 tahun, mengawali penampilanya di Olimpiade.

Dia mampu meraih medali perunggu. Di semifinal, dia dikalahkan Chen Long. Axelsen lantas memenangi perebutan medali perunggu melawan Lin Dan.

Mitos berlanjut di Olimpiade 2020

Nah, percaya atau tidak, mitos tunggal putra peraih medali perunggu lalu meraih medali emas dengan menang atas lawan yang mengalahkannya di Olimpiade sebelumnya itu ternyata berulang di Olimpiade 2020 ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bulutangkis Selengkapnya
Lihat Bulutangkis Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan