Mohon tunggu...
Hadi Santoso
Hadi Santoso Mohon Tunggu... Penulis - Penulis. Jurnalis.

Pernah sewindu bekerja di 'pabrik koran'. The Headliners Kompasiana 2019, 2020, dan 2021. Nominee 'Best in Specific Interest' Kompasianival 2018. Saya bisa dihubungi di email : omahdarjo@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Pesan Natal Klopp dan Peluang Liverpool "Berlari" di Malam Boxing Day

26 Desember 2019   14:32 Diperbarui: 26 Desember 2019   14:38 1264
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pelatih Liverpool, Juergen Klopp (kiri) akan kembali bertemu Brendan Rodgers, eks pelatih Liverpool yang kini melatih Leicester City. Jadwal mempertemukan Liverpool bertemu Leicester di King Power Stadium di malam boxing day, Kamis (26/12)/Foto: Football365.com

Bahwa, kebersamaan antar pemain, staf, dan suporter itulah yang telah membawa Liverpool meraih banyak kesuksesan di tahun 2019 ini. Dengan kebersamaan itupula, Klopp ingin melanjutkan sukses di tahun 2020.

Liverpool berpeluang "berlari" menjauh di malam boxing day
Dan, bicara target di 2020, setelah menjadi juara Eropa dan juara Dunia di tahun 2019, Klopp tentu ingin membawa Liverpool juara Liga Inggris. Gelar juara yang sudah ditunggu-tunggu fans Liverpool sejak 1990 silam.

Lalu, apa kaitannya target Liverpool di 2020 dengan laga boxing day malam nanti? Sangat berkaitan erat.

Bahwa, laga melawan Leicester yang kini ada di peringkat dua, akan sangat krusial bagi Liverpool dalam upaya menjadi juara Premier League untuk kali pertama dalam 29 tahun. Bila bisa mengalahkan Leicester di King Power Stadium, Liverpool akan "berlari semakin kencang" demi bisa finish pertama di akhir musim pada Mei nanti. Bila menang, Liverpool akan semakin menjauh dari kejaran pesaing mereka.

Ya, di klasemen, Liverpool kini mengoleksi 49 poin dari 17 pertandingan. Sementara Leicester ada di peringkat 2 dengan 39 poin dari 18 pertandingan. Disusul Manchester City di peringkat 3 dengan 38 poin dari 18 pertandingan.

Bayangkan, seandainya Liverpool menang, mereka akan unggul 12 poin dari Leicester. Itu masih belum termasuk satu laga sisa melawan West Ham yang sedianya digelar pekan lalu, tapi tertunda karena Liverpool tampil di FIFA World Club Cup 2019 di Qatar. 

Di pertemuan pertama di Anfield, Liverpool mengalahkan Leicester 2-1 lewat penalti penentu James Milner di akhir laga. Bagaimana kali ini? Mungkinkah Liverpool bisa kembali menang. 

Liverpool bermasalah dengan pemain cedera
Merujuk tren terkini, Liverpool di atas kertas diunggulkan bisa menang. Masalahnya, apakah kaki-kaki pemain Liverpool sudah kembali segar setelah tampil di Qatar?

Sekembali dari Qatar dengan menjadi juara dunia, tim Liverpool baru mendarat di Merseyside pada Minggu (22/12) siang. Usai mendapat satu hari off dari, mereka kembali berlatih.

Sejatinya, masa empat hari cukup untuk memulihkan kebugaran pemain. Hanya saja, transisi aklimatisasi dan perbedaan waktu dari Inggris ke Qatar lantas kembali ke Inggris, menjadi tantangan tersendiri bagi Liverpool.

Dalam wawancara dengan liverpoolfc.com perihal ancaman kelelahan itu, Klopp menyebut butuh seminggu penuh untuk benar-benar kembali terbiasa dengan Inggris sekembali dari Asia. Namun, dia memastikan bahwa anak asuhnya siap menghadapi Leicester.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun