Mohon tunggu...
Gubug Batu Tanah Basah
Gubug Batu Tanah Basah Mohon Tunggu...

Masih belajar menuturkan, menuliskan, menuang tinta dalam goresan, menikmati sepi seraya berceloteh dikala sendiri. Masih rutin menjaga asa di http://gubugbatu.blogspot.com email: gubug.batu@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Waru Sehelai

31 Oktober 2013   12:58 Diperbarui: 24 Juni 2015   05:47 62 1 4 Mohon Tunggu...

daun waru bergayut sehelai
terangguk berandai-andai
kawanannya gugur terberai
paripurna terjemput hujan merinai

seakan menunggu,
daun waru tetap di situ
laksana menanti,
menguning-pun tak kunjung mati

daun waru memilih anginnya
yang akan menanggalkannya
daun waru menyilahkan anginnya
yang akan menggugurkannya

kadang angin tak mengerti
menderu keras tanpa henti
memang angin tak ber-ampun
mengoyak helainya, tajam beruntun

daun waru seakan-akan letih
sesekali hilang walaupun masih
bertahan tertembus demi kasih
meliuk mengelabui angin, lunglai tertatih

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x