Mohon tunggu...
Gregorius Nafanu
Gregorius Nafanu Mohon Tunggu... Petani - Pegiat ComDev, Petani, Peternak Level Kampung

Dari petani, kembali menjadi petani. Hampir separuh hidupnya, dihabiskan dalam kegiatan Community Development: bertani dan beternak, plus kegiatan peningkatan kapasitas hidup komunitas lainnya. Hidup bersama komunitas akar rumput itu sangat menyenangkan bagiku.

Selanjutnya

Tutup

Humor Pilihan

Tape Kusangka Ubi Busuk

2 Desember 2022   08:47 Diperbarui: 2 Desember 2022   19:41 1039
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Peuyeum gantung asal Jawa Barat yang terkenal (dok foto: outbound-bandung-cileunca.com)

Pagi-pagi sudah dibuat ngakak. Gegara ngintip notifikasi di Kompasiana. Eh, ada balasan dari pemilik akun sah bernama Felix Tani. Lebih populer dengan nama Engkong FT meskipun tak pernah menjadi cover majalah Popular. Kadang-kadang menyamar jadi Poltak pula. Tapi aku lebih suka sapa dengan satu kata, "Abang".

Nggak berani bilang Tulang, apalagi Lae. Beta bisa kena falungku. Kena denda pula awak. Macam ngeri-ngeri sedap. Apalagi pernah gagal pedekate sama borbat dari Medan sana. Konon sudah ada paribannya yang tak bisa diganggu gugat walau janur kuning belum melengkung di depan rumah.

Pernah pula dikenalinnya aku sama paribannya gegara aku masih ngotot. Ketemunya di BPK pula. Jadinya, BPK yang enak itu seperti nggak ada rasanya hari itu. Hambar, sehambar hati ini. Cie..cie...uhuk..uhuk...

Ups, maaf. Lupa sama perkara pokok. Kembali ke cerita Engkong FT ya. Lebih seru dan anyar. Masa lalu biarlah jadi masa lalunya Inul Daratista saja. Ora sudi aku ngebayangin terus. Takut, kuring teu bisa sare...

Seperti biasa, Engkong FT selalu membuat pembaca untuk mampir dan mengintip lagi, apa yang engkong tulis di Kompasiana. Kali ini, artikel yang disematkan pada kolom Humor berjudul 'Tema Kompasianival 2022 Menyinggung Perasaan Lansia' plus isinya menyinggung-nyinggung TPU pula...

Nah, aku (yang masih polos ini) kan nggak ngerti lalu bertanya, TPU ntu apaan Kong, sejenis makanan kah? Lalu dijawab dengan enteng, TaPe Uli.

Ah, gegara TaPe Uli, jadinya kembali nginget masa lalu. Kali ini nggak apa-apa ya, masa lalu diingat kembali. Asal jangan ingat mantan aja.

TPU itu mungkin juga TaPe Uli versi Engkong FT (dok pribadi)
TPU itu mungkin juga TaPe Uli versi Engkong FT (dok pribadi)

Tahun 1993. Untuk pertama kalinya diriku keluar dari sarang, pergi ke tanah Jawa yang konon lebih maju. Dan memang iya sih, tak bisa disangkal.

Bogor itu tujuanku. Naik pesawat turun di Bali. Nyebrang ke Ketapang (Banyuwangi) via Gilimanuk (Bali). Nge-bis ke Bungurasih Surabaya. Sambung kereta ke Jakarta dan lanjut naik bus. Nyampe di Bogor dalam kondisi semaput. Mungkin perjalanannya mirip-mirip Bang Poltak dari Medan ke Yogya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humor Selengkapnya
Lihat Humor Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun