Mohon tunggu...
Giens
Giens Mohon Tunggu... Penulis - freelancer

I like reading, thinking, and writing.

Selanjutnya

Tutup

Politik

Mendesak, Tes Urine bagi Anggota DPR RI

18 September 2015   01:48 Diperbarui: 18 September 2015   02:28 76
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

[caption caption="Tes Urine"][/caption]

Sudah banyak anggota DPRD yang ketahuan menggunakan narkoba. Beritanya di mana-mana. Sepertinya ditangkap dan "diproses" juga oleh kepolisian kita. Maka konstituennya menjadi yatim piatu saat itu juga. Entah bagaimana, pokoknya selalu saja ada yang mau menggantikannya. Meski yg sedang teler di "penjara" sering tak mau melepas jabatannya. Jadi, sembari beristirahat di penjara mewah atau panti rehabilitasi yg megah, gaji buta dari "negara" tetap masuk ke rekening pribadinya.

Kotor?
Sangat‼!

Bagaimana di pusatnya? Apakah DPR pusat pasti lebih baik daripada DPRD? Ataukah sebelas duabelas kelakuan buruknya? Kita tidak boleh berburuk sangka. Jika pun begitu, kita perlu segera menyampaikan jurus ngeles mengklarifikasinya. Anggota DPR yang baik mungkin besar jumlahnya, tapi yang buruk akhlak mungkin tak kalah banyaknya.

Ssst… jangan bilang mereka. Pastinya kita bakal disomasi, disuruh membuktikan. Liciknya, kita tidak diperkenankan mencari barang bukti di tempat mereka pribadi. Politisi licik itu biasa. Mengaku membela rakyat dengan cara membohonginya, mengaku berempati pada rakyat dengan menuntut gaji tinggi setiap bulannya.

Lapor Pak Kapolri!
Kami nemu anggota dewan yang ngomongnya ngelantur di iNews Senin malam tanggal 14 September. Mohon segera dites urine-nya. Waduh salah.. bukan anggota dewan, melainkan ketuanya. Tolong Pak Kapolri segera ditindaklanjuti.

Dengan ini kami laporkan indikasi kengelanturan tingkat tingginya dalam bentuk transkrip. Meski hanya sebagian durasi, mohon segera diverifikasi.

Ini katanya:

"…bisa menarik investasi yang sebanyak-banyaknya untuk bisa ke negaranya di antara adalah di Indonesia. Nah, dengan tujuan inilah tentu, di DPR buat saya adalah tidak ada KIH tidak ada KMP yg ada adalah keluarga besar Republik Indonesia yang tujuannya adalah bagaimana kita memfasilitasi, kita membantu pemerintah, untuk bisa menaikkan wibawa DPR untuk bisa DPR dan mengontrol karena program-program anggaran yg kita berikan adalah untuk mengadakan suatu program-program ke depan dari para menterinya. Nah untuk itu tidak ada lain adalah menarik investasi. Presiden Jokowi, beliau mengatakan bahwa saudara jokowi itu perekonomian Indonesia akan kita genjot kita naikkan tujuh persen. Bagaimana caranya kalau bukan melalui investasi? Sekarang, pada saat saya pertemuan ya.. pertemuan saya ada di san sanfrisco diundang oleh apple diundang oleh facebook diundang oleh …"

Please, Pak Badrodin Haiti. Orang yang bicaranya seperti itu pastinya bakal bikin alot sidang pembahasan legislasi. Indikasi kuat alasan ketidakproduktifan lembaga legislatif selama ini. Anda tolonglah selamatkan uang pajak kami, Pak Haiti. Tolong instruksikan Pak Buwas supaya bersihkan Senayan kami dari narkoba perusak nurani.

SERIUS ini. Kalau ketahuan oknum Senayan menggunakan narkoba, kami yang akan beramai-ramai turun ke "jalanan informasi" untuk memintanya dihukum mati. Kejahatan itu setara pengkhianatan pada negeri.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun