Mohon tunggu...
Bilgi
Bilgi Mohon Tunggu... Petani - penikmat kopi

Hiburlah hatimu, siramilah ia dengan percikan hikmah. Seperti halnya fisik, hati juga merasakan letih. (Ali bin Abi Thalib)

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Pada Malam

15 November 2021   21:56 Diperbarui: 15 November 2021   22:02 126
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Wahai malam,

Aku ingin bersandar dipelupuk matamu
yang buram
Lalu menyelam dalam pekat dan tenggelam dalam diam

Aku ingin bernyanyi pada gelapmu yang sunyi
Sampai tak mengenal kata sepi

Wahai malam
Ajari aku menikmati dingin
Sampai aku lupa rasa selimut

Walaupun beku
Ajari aku
Sampai aku mengerti keheningan nan sejati

15Nov2021


Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun