Mohon tunggu...
Ghaisyani HaibahNur
Ghaisyani HaibahNur Mohon Tunggu... Lainnya - mahasiswa Universitas Jember

...

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Bantuan Rumah Swadaya Membantu Pariwisata Kabupaten Probolinggo

5 Oktober 2022   18:50 Diperbarui: 5 Oktober 2022   18:56 69 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu kabupaten yang ada di Jawa Timur. Pusat pemerintahan Kabupaten Probolinggo berada di Kraksaan. Kraksaan merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Probolinggo. Kabupaten Probolinggo dikelilingi oleh pegunungan Tengger, Gunung Argopuro, dan Gunung Semeru. Kabupaten Probolinggo berada di posisi 11250' -- 11330' Bujur Timur (BT) dan 740' -- 810' Lintang Selatan (LS) dengan luas wilayah sekitar 169.616,65 Ha. Kabupaten Probolinggo terletak di lereng pegunungan dari barat ke timur, yaitu Gunung Semeru, Gunung Argopuro, Gunung Lemongan, dan pegunungan Bromo -- Tengger. Kabupaten Probolinggo terletak dalam ketinggian 0-2500 m di atas permukaan laut. Biasanya wilayah kabupaten ini memiliki suhu dengan temperatur rata-rata 27-30 derajat celcius. Batas utara Kabupaten Probolinggo adalah Selat Madura, batas timur adalah Kabupaten Situbondo, batas selatan adalah Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, serta batas barat yaitu Kabupaten Pasuruan. Kabupaten Probolinggo memiliki dua musim, yaitu musim kemarau dan musim penghujan dengan curah hujan tahunan berkisar antara 80-120 hari hujan per tahun.

Kabupaten Probolinggo memiliki banyak potensi pariwisata yang dapat dikembangkan. Banyak juga yang telah dikembangkan dan terkenal hingga mancanegara. Salah satunya adalah Gunung Bromo. Gunung bromo merupakan gunung berapi aktif yang ada di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Indonesia. Gunung Bromo memiliki ketinggian 2329 m di atas permukaan laut. Gunung ini terkenal sebagai objek wisata utama dari provinsi Jawa Timur. Gunung Bromo termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru atau yang biasa disebut TNBTS.

Bagi Suku Tengger, masyarakat di sekitar Gunung Bromo, Gunung Bromo merupakan gunung yang dipercaya sebagai gunung suci. Setiap tahun, masyarakat Suku Tengger mengadakan upacara Yadnya Kasada atau yang sering kita sebut upacara Kasodo. Upacara Kasodo biasanya dilakukan di tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama pada bulan ke sepuluh (Kasodo) sekitar tanggal 14 atau 15 menurut penanggalan Jawa. Upacara Kasodo dilakukan di pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo dan dilanjutkan hingga ke kawah Gunung Bromo. Upacara Kasodo dilakukan sebagai bentuk ungkapan syukur dan harapan supaya dijauhkan dari malapetaka kepada Sang Hyang Widhi Wasa. Selain itu, Upacara Kasodo ini dilakukan untuk memohon agar hasil panen selalu melimpah. Upacara Kasodo ini dilakukan dengan melempar sesaji berupa hasil ternak dan hasil pertanian ke dalam kawah Gunung Bromo sebagai rasa penghormatan kepada para dewa.

Selain Upacara Kasodo, Gunung Bromo juga memiliki banyak hal lain yang dapat menarik wisatawan. Contohnya Kawasan pasir berbisik, bukit Teletubbies, penanjakan 1, dan masih banyak lagi. Pasir  berbisik merupakan salah satu wisata favorit yang harus dikunjungi jika kita pergi ke kawasan Gunung Bromo. Disebut pasir berbisik karena saat angin bertiup kencang, angin membawa butiran-butiran pasir yang membentuk lautan pasir ini seperti bisikan-bisikan.

Dengan banyaknya wisata yang ada di kawasan Gunung Bromo, hal itu membuat semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo yang dapat menaikkan ekonomi wilayah Kabupaten Probolinggo. Oleh karena itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR memberikan bantuan Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya (PKRS) di wilayah Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo Tengger Semeru. Sebanyak 427 rumah masyarakat diberikan bantuan oleh PUPR (Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat). Berdasarkan pasal 21 ayat 1 undang undang No. 1 Tahun 2011, rumah swadaya adalah rumah yang dibangun atau diselenggarakan atas Prakarsa dan upaya masyarakat baik secara individu maupun berkelompok. Rumah swadaya dapat mendapat bantuan dan kemudahan dari pemerintah. 427 rumah masyarakat yang ada di sekitar Gunung Bromo tadi telah ditingkatkan kualitasnya menjadi tempat usaha pondok wisata atau homestay dan usaha wisata lainnya yang dapat menjadi tempat penginapan bagi wisatawan dengan harga yang cukup murah sekitar 200 hingga 250 ribu rupiah. Hal ini dilakukan untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata Gunung Bromo dan sekitarnya.

Direktur Jendral Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Iwan Suprijanto mengatakan, "kami ingin mendukung pemulihan sektor  pariwisata Indonesia pasca pandemi melalui peningkatan PKRS di berbagai KSPN termasuk Kawasan BTS, Jawa Timur."

Dirjen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan, pihaknya berupaya mengadopsi unsur kebudayaan lokal yang ada di Kawasan Bromo Tengger Semeru dalam proses pembangunan rumah swadaya atau sarana hunian pariwisata (sarhunta). Selain itu, hal ini dapat mendorong peran aktif masyarakat melalui kegiatan gotong royong guna membantun kegiatan penyaluran bantuan perumahan dari pemerintah tersebut.

Direktur Rumah Swadaya Dirjen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), KM Arsyad menjelaskan bahwa kegiatan PKRS (Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya) yang dilaksanakan di Kawasan Bromo Tengger Semeru sudah dijalankan sejak 2021 yang tersebar di 4 kabupaten, yaitu Kabupaten Probolinggo sejumlah 66 unit, Kabupaten Malang sejumlah 162 unit, Kabupaten Pasuruan sejumlah 107 unit, dan Kabupaten Lumajang sejumlah 92 unit dengan jumlah 427 unit. Semua unit tersebut telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung bak hotel bintang tiga. Selain tempat tidur yang memadai, disediakan pula toilet yang bersih. Hal itu dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada wisatawan.

Selain memberikan keuntungan bagi pemerintah dalam menaikkan ekonomi wilayah, hal ini juga memberikan keuntungan bagi masyarakat yang mendapat bantuan pembangungan rumah swadaya atau sarhunta (sarana hunian pariwisata) tersebut. Bantuan tersebut sangat bermanfaat terutama pasca pandemi seperti saat ini karna masyarakat dapat memiliki usaha untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Oleh karena itu, ekonomi masyarakat pun dapat tumbuh dan meningkat. Namun, hal ini harus dibarengi kerja sama dengan masyarakat supaya sarhunta (sarana hunian pariwisata) atau homestay yang diberikan bantuan oleh pemerintah tersebut dapat dikelola dan dirawat dengan baik agar wisatawan selalu merasa nyaman dan tertarik untuk kembali ke tempat wisata Bromo Tengger Semeru ini karena penginapan yang nyaman itu. Diperlukannya juga kerja sama dari sektor pariwisata yang bekerja atau yang mengurus wisata Gunung Bromo sendiri supaya wisata Gunung Bromo dapat selalu menarik perhatian, dan juga adat istiadat yang ada di Kawasan Gunung Bromo agar tetap kental untuk menarik wisatawan.

Dengan adanya hal ini, diharapkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dapat terus memberikan bantuan untuk meningkatkan perekonomian Kabupaten Probolinggo dalam sektor pariwisata. Diharapkan juga supaya ditambahkannya unit sarhunta di Kabupaten Probolinggo.  Selain itu, dengan adanya sarhunta (sarana hunian pariwisata) atau homestay dengan harga terjangkau diharapkannya semakin banyak wisatawan yang tertarik untuk datang ke tempat wisata yang sangat diunggulkan di Kabupaten Probolinggo ini. Diharapkan wisatawan yang datang tidak hanya dari negara, namun tentunya dari mancanegara pula. Dengan itu, Gunung Bromo sebagai kawasan wisata yang ada di Kabupaten Probolinggo ini dapat semakin terkenal lagi  dan memiliki banyak wisatawan.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan