Mohon tunggu...
Gede Ari Oktaviana
Gede Ari Oktaviana Mohon Tunggu... Mahasiswa - Gede Ari Oktaviana

Seorang Mahasiswa UNDIKSHA

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Karmaphala Tattwa dalam Panca Sradha - Dasar Keyakinan Umat Hindu

19 April 2022   14:39 Diperbarui: 19 April 2022   14:48 2402
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Karma Phala artinya akibat (phala) dari buruk (suatu) perbuatan atay karma.

Termuat dalam Sarasamuscaya 4

"Apan iking dadi wwang, uttama juga ya, nimittaning mangkana, wenang ya tumulung awaknya sangkeng sangsara, maka sadhanang subha karma hinganing kottamaning dadi wwang ika"

artinya:

Sesungguhnya menjelma sebagai manusia ini adalah suatu hal yang utama, karena hanya manusialah yang dapat menolong dirinya sendiri dari kesengsaraan, yaitu dengan jalan berbuat baik.

Termuat Dalam Whaspati Tattwa 22

"Asing sagawenya dadi manusa, ya ta iningetaken de Bhatara Widhi, apan sira pinaka paracaya bhatara ring chubachuba kramaning janma"

artinya:

Segala atau sesuatu hal yang diperbuat di dalam penjelmaan menjadi seorang manusia, semua itulah yang dicatat oleh Bhatara Widhi (Tuhan Yang Maha Kuasa) karena dia saksi dari baik buruk serta amal dan dosa perbuatan manusia.

Termuat Dalam Agastya Parwa 355.15

"Bhatara Dharma ngaran ira Bhatara Yama, sang kumayatnaken shubashuba prawrtti nikang sekala janma"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun