Mohon tunggu...
Gatot Swandito
Gatot Swandito Mohon Tunggu... Administrasi - Gatot Swandito

Yang kutahu aku tidak tahu apa-apa Email: gatotswandito@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Demi "Propaganda Rusia", Prabowo (Masih) Bungkam Soal Puisi Fadli Zon

10 Februari 2019   13:24 Diperbarui: 10 Februari 2019   13:52 1647
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Sulit bagi Fadli Zon untuk membantah jika kata "kau" pada puisi "Doa yang Tertukar" tidak ditujukan kepada Kyai Maimun Zubair atau yang lebih dikenal dengan Mbah Moen.

Sulit bagi Fadli Zon untuk membantah jika kata "kau" pada puisi "Doa yang Tertukar" tidak ditujukan kepada Kyai Maimun Zubair atau yang lebih dikenal dengan Mbah Moen.

Sebagaimana yang ditulis dalam artikel "Menunggu Tindakan Prabowo pada Fadli Zon yang Hina Mbah Moen"

"... doa sakral
kenapa kau tukar
direvisi sang bandar
dibisiki kacung makelar
skenario berantakan bubar
pertunjukan dagelan vulgar
..."

Siapa yang dibisiki kacung makelar?

"Kau" dalam puisi Fadli dapat ditelusuri lewat kronologi peristiwa yang melatarbelakanginya. Peristiwa ini berlangsung saat Jokowi yang didampingi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengunjungi kediaman Mbah Moen di Ponpes Al-Anwar, Sarang, Rembang pada 1 Februari 2019.

Kemudian, sebagaimana biasanya, Mbah Moen memanjatkan doa. Namun kali ini Mbah Moen salah menyebut nama. Dalam doanya itu, Mbah Moen menyebut "Prabowo", bukan "Jokowi".

Atas kesalahan tersebut, Romy kemudian memberanian diri membisikan kesalahan yang baru saja dilakukan Mbah Moen dalam doanya.

Maka jelas, karena yang berbisik kepada Mbah Moen adalah Romy, maka yang dimaksud "makelar" dalam "Doa yang Tertukar" adalah Romy.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun