Mohon tunggu...
Fransisko Rondidan
Fransisko Rondidan Mohon Tunggu... perajut kata

mahasiswa STFT Widya Sasana, Malang

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Leonidas

20 Januari 2021   09:35 Diperbarui: 20 Januari 2021   09:54 65 8 0 Mohon Tunggu...

Di belahnya jatung, dalam kelananya sebatang kara

Ia serdadu seribu kaki

Mendaki bukit batu, menyelam dalamnya

Sumur, di lautan, ia bertatap dengan sepi

Sekitarnya seperti cangkir di penuhi darah

Anak panah dari mata busur menembusnya

(meski mati, matanya bening seperti

Mata bayi yang baru melihat ibu

Juga bapanya)

-ia dikuburkan sebagai benih!

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x