Mohon tunggu...
Sigit Santoso
Sigit Santoso Mohon Tunggu... Peduli bangsa itu wajib

fair play, suka belajar dan berbagi pengalaman http://fixshine.wordpress.com https://www.facebook.com/coretansigit/

Selanjutnya

Tutup

Bola

Ironis Angka 2 Bagi Messi dan Ronaldo

1 Juli 2018   10:29 Diperbarui: 1 Juli 2018   11:02 0 0 0 Mohon Tunggu...
Ironis Angka 2 Bagi Messi dan Ronaldo
Ronaldo dan Messi terhenti bersama di Piala Dunia 2018 ( gambar dari twitter the football Arena )

Sampai tadi malam nama Messi dan Ronaldo adalah ujung tombak paling ampuh di setiap pertandingan bagi kesebelasan klubnya maupun negaranya masing-masing.

Namun karena nasib berkata lain mereka harus pulang. Dua rival yang saling bersaing kualitas ini akhirnya pulang bersama setelah keduanya terhenti di sesi kedua pagelaran piala dunia 2018 yaitu di babak 16 besar.

Mereka tidak berkurang kualitasnya. Namun piala dunia selalu menandai munculnya bintang-bintang baru. Mereka adalah Kylian Mbappe dan Edinson Cavani. Masing-masing mencetak dua goal bagi tim kesebelasan negaranya. Mbappe mengantar Prancis, sedangkan Cavani menggelar karpet merah ke perempat final untuk Uruguay.

Keduanya terbilang mencetak goal cantik dengan sama-sama memanfaatkan kelengahan lawan dari kesempatan sempit. Terobosan umpan silang tajam yang disambut kecepatan dan tendangan geledek.

Prancis dan Uruguay sebenarnya dikurung habis-habisan Argentina dan Portugal.

Tempo lambat Argentina, sistematis tango, sebenarnya mengerikan karena selain Messi pemain belakang dan gelandangnya sangat kasar. Mereka tak peduli pelanggaran dan kartu sehingga ancaman cedera pasti mengurangi keberanian lawan. Sehingga Prancis memang hanya memanfaatkan berkah pelanggaran terobosan. Griezman mendapat 1 hadiah pinalti, Mbappe mengambil 2 umpan terobosan, dan Pavard 1 tendangan spekulasi dari luar kotak pinalti.

Sedangkan duet Suarez-Cavani bagi Uruguay yang memang mematikan, karena sebentar saja sayap kanan Portugal terbuka mereka masuk dan Cavani itu selalu pasti goal, dari sudut manapun.

Tendangan titik mati Ronaldo tak beruntung, gocekan Messi tak mendapat teman ampuh. Semua bola lemah dijemput kiper, kalau tidak melayang di samping atau di atas mistar gawang.

Publik Argentina dan Portugal memang pantas menangis, karena Dewi Fortuna sedang tak berpihak ke negara mereka di perhelatan piala dunia Rusia.

Bola memang berputar kadang di atas kadang di bawah susah ditebak. Namun di situ serunya. Bintang baru, aksi baru, dan drama-drama selalu layak ditunggu.

Meski Messi dan Ronaldo sudah pulang kampung, tapi Piala Dunia tetap akan menyimpan kejutan-kejutan berkelas, sehingga tak salah jangan nonton bola tanpa kacang garuda