Mohon tunggu...
fivi erviyanti
fivi erviyanti Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota 19 Universitas Jember

191910501051- S1 PWK Universitas Jember

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Teknologi

Implementasi Smart City di Kota Malang

20 September 2021   07:48 Diperbarui: 20 September 2021   07:51 720 0 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilmu Alam dan Teknologi. Sumber ilustrasi: PEXELS/Anthony

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, kini konsep kota pintar atau smart city banyak diterapkan di negara-negara penjuru dunia. Dengan adanya internet yang semakin memudahkan kehidupan masyarakat dan terhubung antar satu sama lain, mendorong kota-kota besar untuk mewujudkan sebuah kota pintar.

Menurut definisinya, kota pintar (smart city) adalah sebuah kota yang menggunakan teknologi digital dalam tata kelola kesehariannya dengan tujuan untuk mempertinggi efisiensi, memperbaiki pelayanan publik, serta demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Konsep Smart city mengintegrasikan antara teknologi informasi dan komunikasi serta Internet of Things (IoT) dengan cara yang aman untuk mengelola aset kota.

Di Indonesia, konsep smart city sudah banyak diadopsi beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dll. 

Dalam pengembangannya,, kominfo menyebutkan 6 pilar yang menjadi dasar untuk mewujudkan smart city, yakni smart governance, smart branding, smart economy, smart society, smart environment, dan smart living

Dengan mencakup keenam aspek ini diharapkan kota-kota tersebut bisa menjadi tempat yang cerdas untuk mendukung keberlanjutan produktivitas masyarakat.

Salah satu kota yang mulai mengadopsi konsep smart city di Indonesia ialah Kota Malang. Pada aspek smart economy,  pemerintah menyediakan informasi online terkait data UMKM dan platform jual beli online lokal melewati e-commerce bernama rombongmalang.com  yang bisa diunduh di playstore.

Pada aspek smart society, Kota Malang menyediakan e-library yang terintegrasi dengan website perpustakaan nasional, menerapkan sistem e-learning, dan  pengawasan terhadap kriminalitas melalui CCTV untuk menciptakan lingkungan yang aman.

Dalam aspek smart living,  penerapan yang paling menonjol yaitu pada cyber park yang dilengkapi dengan hotspot. Untuk mendukung mobilitas masyarakat, dinas perhubungan Kota Malang juga merintis aplikasi pemantauan arus lalu lintas secara real time, seperti ATCS(Area Traffic Control System) dan RTTIC (Road Traffic and Transport Information Center).

Pada aspek e-governance, sudah terdapat sistem pelayanan publik online seperti Ngalam command center, UP3, sistem pajak online, dll.

Lalu pada aspek smart environment, terlihat pada penggunaan traffic sollar cell, penataan kampung kumuh dan banjir menjadi kampung tematik (contohnya Kampung warna-warni), penggunaan smart PJU (penerangan jalan umum) berbasis android, partisipasi masyarakat dalam bank sampah & 3R, dll.

Dan yang terakhir pada aspek city branding, sebagai kota yang memilki daya tarik wisata baik alam maupun budaya, kini di Kota Malang sudah didukung dengan aplikasi "Malang Menyapa" yang menyediakan informasi terkait event-event wisata atau kebudayaan yang berlangsung di Malang Raya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Teknologi Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Teknologi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan