Mohon tunggu...
R Firman Santoso
R Firman Santoso Mohon Tunggu... Lainnya - Forester

Forester

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

"Bhakti SMADA", Semangat Kemanusiaan Alumni Melawan Pandemi

29 Mei 2020   10:46 Diperbarui: 29 Mei 2020   10:47 209
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Penyerahan bantuan berupa Sanitary Kit kepada masyarakat Temanggung. Dok panitia Bhakti SMADA.

Sejak pertama muncul kasus positif COVID-19 di Kabupaten Temanggung, kian hari kasus yang ditetapkan oleh WHO (World Health Organization) sebagai pandemi ini kian bertambah. Berdasarkan data yang dirilis oleh Tim Percepatan Penangan COVID-19 Provinsi Jawa Tengah per Rabu (20/5), RSUD Djojonegoro Kabupaten Temanggung menjadi rumah sakit paling banyak nomor dua dalam hal kasus dirawat COVID-19 dengan jumlah 39 kasus. Temanggung berada di bawah Kabupaten Purworejo yang memiliki kasus tertinggi dengan jumlah 58 kasus dirawat di RSUD dr. Tjitrowardojo.

Tak pelak, dengan kejadian ini membuat pemerintah dan segenap masyarakat Temanggung dari berbagai lapisan, melakukan upaya pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19. Bupati Temanggung selaku Ketua Tim Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Temanggung beserta jajaran sudah barang pasti melakukan langkah-langkah penanganan kasus COVID-19. Baik dari sisi teknis maupun non teknis, demi menekan laju penambahan kasus COVID-19 di Temanggung. 

Salah satu yang sudah dilakukan adalah pengukuhan Relawan COVID-19 dan pembentukan Relawan Jogo Tonggo. Sebanyak 50 relawan dan 70 relawan umum dikukuhkan sebagai Relawan COVID-19 Temanggung oleh Bupati Temanggung, HM Al-Khadziq, di Pendopo Pengayoman, Kamis sore (14/5). Sedangkan Relawan Jogo Tonggo dibentuk menindaklanjuti instruksi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Kedua Divisi Relawan ini nantinya diharapkan menjadi amunisi tambahan dalam upaya pencegahan dan penanganan pandemi corona.

Tak hanya pemerintah, berbagai ormas (organisasi masyarakat), komunitas, perkumpulan, dan elemen lain yang ada di Temanggung melakukan aksi kemanusiaan. Mulai dari aksi bagi-bagi masker gratis bagi masyarakat, pembagian sembako, pemberian alat pelindung diri (APD) medis bagi para tenaga medis, hingga kampanye penerapan protokol kesehatan baik secara langsung maupun melalui konten media kreatif. Berangkat dari semangat kemanusiaan ini, alumni SMA Negeri 2 Temanggung atau yang lebih dikenal dengan SMADA melakukan aksi yang dinamakan "Bhakti SMADA". Aksi yang digagas oleh "ex" pengurus OSIS SMADA (OSIS Tri Manunggal Bhakti/OTMB) angkatan 28 telah melakukan pengumpulan donasi mulai tanggal 1 hingga 17 Mei 2020.

Penyerahan paket APD medis kepada Dinas Kesehatan Kab. Temanggung. Dok panitia Bhakti SMADA.
Penyerahan paket APD medis kepada Dinas Kesehatan Kab. Temanggung. Dok panitia Bhakti SMADA.
"Bhakti Alumni Smada merupakan gerakan sosial sebagai wadah bagi alumni SMA N 2 Temanggung untuk berbagi. Motivasinya adalah meningkatkan kontribusi dan kepedulian alumni smada  terhadap perkembangan kampung halamannya. Berangkat dari hal tersebut, kami membuka pengumpulan donasi yang diinisiasi oleh teman-teman dari OTMB XXVIII  untuk berpartisipasi mencegah penyebaran Covid 19 di Kabupaten Temanggung" tutur Pandega IU, selaku Koordinator aksi Bhakti SMADA.

Setelah selama 17 hari melakukan penggalangan donasi, berhasil terkumpul dana sebesar Rp 9.871.665. Dari total donasi yang telah terkumpul tersebut, digunakan untuk pengadaan paket sanitary kit, APD tenaga kesehatan, serta multivitamin. Paket sanitary kit atau disebut Paket A, berisi masker kain 1 buah, leaflet edukasi 1 buah, multivitamin, dan sabun, dibagikan langsung kepada masyarakat umum di wilayah Temanggung. Sedangkan paket APD tenaga kesehatan atau Paket B, berupa APD itu sendiri dan multivitamin, dibagikan kepada tenaga kesehatan di beberapa fasilitas kesehatan di wilayah Temanggung.

Dok panitia Bhakti SMADA
Dok panitia Bhakti SMADA

Kegiatan Lapangan

Tak hanya sampai di situ, relawan Bhakti SMADA juga langsung membagikan paket-paket hasil donasi kepada masyarakat maupun tenaga kesehatan dalam kurun waktu 22-29 Mei 2020. Untuk pembagian Paket A dilakukan di beberapa titik wilayah Temanggung, di antaranya Kota Temanggung, Bulu, Pringsurat, Kowangan, Rowo Malebo, serta Kandangan. 

Selain itu, pembagian juga dilakukan langsung kepada Puskesmas Kandangan untuk dibagikan kepada pengunjung, serta kepada petugas kebersihan di bawah naungan DPU (Dinas Pekerjaan Umum) Kabupaten Temanggung. Aksi bagi-bagi hasil donasi ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat Temanggung. Sedangkan untuk Paket B, diserahkan langsung oleh panitia kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung.

Keberhasilan capaian penggalangan donasi ini dicapai berkat kontribusi baik dari alumni SMADA sendiri, maupun masyarakat umum yang dengan ikhlas dan antusias menyisihkan sebagian yang dimiliki. "Kami mengucapkan banyak terimakasih bagi yang sudah berpartisipasi, semoga menjadi catatan amal baik bagi semua. Insya Allah kami akan mengoptimalkan dana yang telah terkumpul. Sebagai pertanggungjawaban kami, dokumentasi penyaluran bantuan dapat dilihat di akun instagram @bhakti.alumnismada" tambah Pandega.

Dok panitia Bhakti SMADA
Dok panitia Bhakti SMADA
Dwi Arry Heru P, ST selaku Kepala Bidang Tata Kota dan Bina Konstruksi, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Temanggung juga turut menyampaikan rasa terimakasih atas bantuan yang diberikan kepada petugas kebersihan Kabupaten Temanggung di bawah naungan DPU Kab. Temanggung. "Atas nama teman-teman Bidang Tata Kota, DPU Kab. Temanggung, kami sangat berterimakasih atas bantuan masker dan yang lain, untuk kemanan kami dalam menjalankan tugas di lapangan untuk tetap bisa melayani masyarakat Temanggung" papar Dwi.

Harapannya kedepan, aksi Bhakti SMADA tidak hanya berhenti sampai di sini saja.  Banyak di sekitar kita yang tanpa disadari ternyata sangat membutuhkan bantuan, baik moril maupun materiil. Serta tentunya, tidak terbatas pada aksi kemanusiaan saja, namun juga berkarya di bidang, kesempatan, dan cakupan lain. Seseorang boleh saja berpredikat 'alumni', namun predikat tersebut tak boleh membatasi untuk terus berkarya. Berkarya dalam hal apapun, untuk siapapun, kapanpun, dan dimanapun berada. Karena sejatinya itulah fungsi 'kawah candradimuka' bernama 'sekolah'.

Dokumentasi Kegiatan

Logo kegiatan Bhakti SMADA. Dok panitia Bhakti SMADA.
Logo kegiatan Bhakti SMADA. Dok panitia Bhakti SMADA.

Proses pengepakan APD Medis oleh panitia sebelum dibagikan kepada Dinas Kesehatan Kab. Temanggung. Dok panitia Bhakti SMADA.
Proses pengepakan APD Medis oleh panitia sebelum dibagikan kepada Dinas Kesehatan Kab. Temanggung. Dok panitia Bhakti SMADA.

Proses pengepakan paket Sanitary Kit oleh panitia. Dok panitia Bhakti SMADA.
Proses pengepakan paket Sanitary Kit oleh panitia. Dok panitia Bhakti SMADA.

Dok panitia Bhakti SMADA.
Dok panitia Bhakti SMADA.

Penyerahan Snaitary kita kepada perwakilan Puskesmas Kandangan. Dok panitia Bhakti SMADA.
Penyerahan Snaitary kita kepada perwakilan Puskesmas Kandangan. Dok panitia Bhakti SMADA.

Penyerahan bantuan Sanitary Kit kepada tenaga kebersihan Kab. Temanggung. Dok panitia Bhakti SMADA
Penyerahan bantuan Sanitary Kit kepada tenaga kebersihan Kab. Temanggung. Dok panitia Bhakti SMADA

Penyerahan bantuan Sanitary Kit kepada panitia amil zakat Desa Rowo Malebo, Kandangan. Dok panitia Bhakti SMADA
Penyerahan bantuan Sanitary Kit kepada panitia amil zakat Desa Rowo Malebo, Kandangan. Dok panitia Bhakti SMADA

Dok panitia Bhakti SMADA
Dok panitia Bhakti SMADA

Semangat berkarya.

Salam SMADA ! Pom..Pom..

 

R. Firman Santoso

Alumni SMADA Temanggung 2008/Angkatan 27

Rimbawan Bulaksumur

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun