Mohon tunggu...
Arief Firhanusa
Arief Firhanusa Mohon Tunggu... karyawan swasta -

Pria yang sangat gentar pada ular

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Penyiar TV yang Cantik-cantik Ini juga Selebriti

25 Februari 2015   23:59 Diperbarui: 17 Juni 2015   10:30 67149
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Di masa Lalu, Atika Suri, Chantal Della Concetta, Ira Koesno, Tina Talisa, Sandriana Malakiano, Desi Anwar,  Mediana Hutomo, atau Dana Iswara adalah penyiar-penyiar TV yang menjadi pergunjingan massa. Digunjingkan bukan karena perkara, melainkan lantaran mereka menggendong pesona elok bak selebritas. Kini sulit menemukan bintang di seputar profesi anchor. Bukan lantaran mereka tidak smart dan tidak cantik,  melainkan karena hampir semua pintar-pintar dan cantik-cantik. Level, kualitas, dan kasta yang sama tersebut menjadikan mereka timbul secara bersama, dan tenggelam juga berbarengan. Sesekali memang ada pembicaraan mengenai penyiar/presenter karena fenomena, umpama Najwa Shihab (Metro TV) yang kerapkali mengguncang masyarakat karena menyengat saat memandu "Mata Najwa". [caption id="" align="aligncenter" width="461" caption="Majwa Shihab. (regional.kompasiana.com)"][/caption] Atau Putri Violla (tvOne) yang menjadi primadona kala dia mereportase Piala AFF di Vietnam, Desember tahun silam, karena kecantikannya. Atau Dian Mirza yang tadinya bintang iklan shampo menjadi penyiar RCTI.

[caption id="" align="aligncenter" width="476" caption="Putri Violla. (tribunnews.com)"]

Putri Violla. (tribunnews.com)
Putri Violla. (tribunnews.com)
[/caption] [caption id="" align="aligncenter" width="486" caption="Dian Mirza. (tribunnews.com)"]
Dian Mirza. (tribunnews.com)
Dian Mirza. (tribunnews.com)
[/caption] Mungkin bisa disebut pula Senandung Nacita (SCTV). Dia tadinya bukan siapa-siapa, tapi lantaran dia putri Wagub Jabar yang juga bintang film kondang Deddy Mizwar, jadilah dia turut kondang. Tetapi secara umum belum ada yang fenomenal. [caption id="" align="aligncenter" width="475" caption="Senandung Nacita. (profil-biografiartis.blogspot.com)"]
Senandung Nacita. (profil-biografiartis.blogspot.com)
Senandung Nacita. (profil-biografiartis.blogspot.com)
[/caption] "Tak fenomenal" itu, yakinlah, karena begitu banyak kini penyiar di TV. Program berita juga beragam, terutama channel-channel yang mengagungkan suguhan berita macam Kompas TV,  Metro,  hingga tvOne. Saking banyaknya, kita kadang tidak tahu nama penyiar TV.  Bandingkan dulu TV swasta hanya RCTI dan kemudian Metro, di luar TVRI. Di sisi lain, meski kehadiran mereka hanya melintasi slot-slot berita, dialog, atau sekadar membaca breaking news, namun marilah menaruh mereka di wilayah selebritas. Selebriti mungkin diartikanpenghibur atau artis. Tapi penyiar juga menjadi figur publik yang kesehariannya kita longok di layar kaca. Kepenasaranan kita pada keseharian mereka saat tidak menjalankan tugas jurnalistik itulah yang memperkuat kita pada sikap menempatkan mereka selayaknya artis. Tidak adil rasanya bila hanya bintang sinetron dan penyanyi yang selalu disebut-sebut sebagai artis. Mari kita sebut Prita Laura (Metro TV) sebagai salah satunya, disusul presenter lain yang masih bekerja mengantar berita. Tidak semua bisa kita paparkan di sini, mengingat keterbatasan halaman, namun yang kita suguhkan ini cukup mewakili. [caption id="" align="aligncenter" width="316" caption="Prita Laura. (jelajah.valadoo.com)"]
Prita Laura. (jelajah.valadoo.com)
Prita Laura. (jelajah.valadoo.com)
[/caption] Lulu -- sapaan intim Prita -- adalah lulusan Fakultas Hukum Jurusan Hukum Internasional UI. Ia  pernah bekerja di sebuah firma, sebelum akhirnya bergabung di Metro TV pada 2004. Meski tidak punya latarbelakang pengajar, Prita pernah menjadi guru sukarelawan Bahasa Inggris di Sekolah Kartini, yakni sebuah sekolah di kolong jembatan yang mendidik anak-anak tuna wsima. Di senggang waktunya, perempuan kelahiran Klaten, Jawa Tengah, ini juga mengajar di studi broadcasting di Lembaga Pendidikan Interstudi, Bulungan, Jakarta Selatan. Di Metro, news anchor yang menggondol titel S2 jurusan pariwisata ini mengawal sejumlah program, antara lain "Wide Shoot", "Metro Siang", "Eagle Award", "Ayo Bersuara", "Breaking News", dan sebagainya. Glory Rosari Oyong (Kompas TV) [caption id="" align="aligncenter" width="428" caption="Glory Oyong. (tribunnews.com)"]
Glory Oyong. (tribunnews.com)
Glory Oyong. (tribunnews.com)
[/caption]

Presenter "Sapa Indonesia" ini tinggi semampai dan cantik. Maklum, dia adalah wakil Indonesia di World Miss University di Korea pada 2008, dan menggondol Miss of Asia dan Miss Most Intelligent. Jauh sebelumnya, Glory terpilih sebagai Gadis Sampul Berbakat 2006, dan lantas menyabet tiga gelar kala mengikuti Miss Tourism Queen International 2007 di Cina, yakni Miss Press Princes, First Runner Up Talent Show, dan First Runner Up Miss of Asia.

Frida Lidwina Tanadinata (Metro TV)

[caption id="" align="aligncenter" width="347" caption="Frida Lidwina. (bp.blogspot.com)"]

Frida Lidwina. (bp.blogspot.com)
Frida Lidwina. (bp.blogspot.com)
[/caption]

Wanita Jakarta ini biasa memandu "Indonesia Now", "New Flas", "Metro Malam", "Metro World News", dan sejumlah lainnya.

Sempat memandu program "Sports Corner", pemilik postur 174 cm/55 kg ini mendapatkan pendidikan jurnalistiknya di Univercity of California, serta pernah pula menempuh pendidikan finance di University of Western Australia.

Sebelum bergabung di Metro TV pada 2004, dia pernah mencicipi pekerjaan televisi di Trans TV.

Venillia Agik (Kompas TV)

[caption id="" align="aligncenter" width="480" caption="Venilia Agik. (tribunnews.com)"]

Venilia Agik. (tribunnews.com)
Venilia Agik. (tribunnews.com)
[/caption]

Wajahnya sesegar embun pagi. Jika Anda pagi-pagi menonton "Kompas Sport" Kompas TV, maka wajah Venila akan menyapa Anda, dan Anda akan merasa bugar setelah mereguk sajian olahraga yang disuguhkan perempaun cantik ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun