Mohon tunggu...
Firda Elsa Mawardani
Firda Elsa Mawardani Mohon Tunggu... Mahasiswa - Universitas Negeri Malang

Bismillah

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Mengenal Sejarah dan Potensi Desa Tanjunggunung Lebih Dalam Melalui Pembuatan Video Profil

22 Juli 2021   16:48 Diperbarui: 22 Juli 2021   17:24 696
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ponorogo -- Desa Tanjunggunung merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Badegan Kabupaten Ponorogo. Secara geografis Desa Tanjunggunung berada di barat pusat Kabupaten Ponorogo. Jarak desa dari kecamatan sekitar  km, namun jika ditempuh dengan kendaraan bermotor hanya sekitar   menit dan   menit dengan Kabupaten. 

Secara geografis, Desa Tanjunggunung berbatasan dengan Desa Karangjoho dan Desa Karangan dengan luas wilayah 461 ha dan ketinggian 180 mdpl. Nama Desa Tanjunggunung, diambil dari nama pohon Tanjung, yang tumbuh di Bukit Mbeji Duwur, sehingga oleh masyarakat di abadikan menjadi sebuah nama Desa Tanjunggunung. Pemerintahan Desa Tanjunggunung, pada awalnya dipimpin oleh seorang Palang. 

Palang Pertama adalah RM Anggowirono, atau dikenal dengan Mbah Dullah, yang menjabat pada periode tahun 1748, hingga tahun 1800. Saat ini, desa Tanjunggunung dipimpin oleh Bapak Mono, yang menjabat mulai periode tahun 2019 sampai sekarang. Terdapat tiga dusun di Desa Tanjunggunung, yaitu Dusun Miri, Dusun Krajan dan Dusun Bondalem.

Hari Selasa, 22 Juni 2021 tim KKN UM melakukan wawancara dengan Bapak Mono selaku Kepala Desa Tanjunggunung untuk mengetahui potensi-potensi yang ada di Desa Tanjunggunung.

Sumber: Dokpri
Sumber: Dokpri

Desa Tanjunggunung merupakan salah satu desa yang memiliki potensi alam yang sangat indah dengan  mayoritas sumber daya alamnya merupakan pertanian dan perkebunan. Potensi pada sektor pertanian seperti, padi, jagung, kacang tanah, dan kacang hijau. Sedangkan sektor perkebunan seperti mangga, jambu mede, ubi kayu, dan lain-lain. Tidak hanya memiliki banyak potensi alam saja,

Sumber: Dokpri
Sumber: Dokpri

Desa Tanjunggunung juga terbilang cukup kental mengenai kebudayaan. Ada sebuah situs bersejarah yaitu "Jedhing" yang terletak di area masjid Al-Wardan di dusun Bondalem. Beberapa masyarakat percaya, bahwa air yang diambil dari jeding tersebut, mampu menyembuhkan beberapa penyakit, sehingga banyak masyarakat datang mengambil air dari jedhing. 

Sumber: Dokpri
Sumber: Dokpri

Namun sayang, potensi pada Desa Tanjunggunung ini belum banyak diketahui oleh masyarakat luar. Oleh karena itu tim mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang bertujuan untuk membuat Video Profil Desa untuk mendokumentasikan potensi yang ada pada Desa Tanjunggunung melalui sebuah video yang diunggah di media sosial.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun