Mohon tunggu...
M Fikriansyah
M Fikriansyah Mohon Tunggu... -
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Selanjutnya

Tutup

Cerita Pemilih Pilihan

Pemilu 2019 Telah Berakhir, Mari Bersatu Kembali Sukseskan Kemajuan Bangsa

17 April 2019   14:05 Diperbarui: 17 April 2019   14:16 538
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pemilihan Umum 2019 yang dihelat pada 17 April 2019 telah berakhir dan dapat dilaksanakan dengan sukses dan damai sesuai dengan harapan dan cita-cita demokrasi Indonesia. Hal ini tentunya melegakan mengingat menjelang digelarnya Pemilu 2019 ini dunia maya dipenuhi dengan berita bohong atau hoax dan provokasi Golput.

Pemilu yang telah berlangsung dengan damai, demokratis dan kondusif  menunjukan masyarakat Indonesia dewasa dan telah matang berdemokrasi, serta dewasa dalam menyikapi pesta 5 tahunan untuk memilih dan menentukan masa depan Indonesia. 

Kemenangan pasangan terpilih ini patut kita apresiasi bersama sebagai kemenangan bangsa Indonesia, kemenangan seluruh rakyat Indonesia. Kita harus dukung hasil Pemilu 2019 ini dengan elegan dan bersatu.

Mengingat pemilu telah usai dan hasilnya juga telah didapat, hendaknya semua pihak, baik kandidat presiden yang tidak terpilih dan masing-masing Timses calon, serta para pendukung, akademisi, seniman, politisi, dan semua masyarakat harus bergandengan tangan, bersatu untuk Indonesia lebih baik dan jangan terpecah-pecah hanya karena suksesi presiden dan wakil presiden. Karena sesunghuhnya kemenangan salah satu capres peserta Pemiilu 2019 ini merupakan kemengangan kita semua sebagai bangsa yang menghormati prinsip demokrasi.

Persaingan dalam pemilihan Presiden dan wakil presiden harusnya sudah selesai cukup hanya di dalam duasana kampanye yaitu lapangan kompetisi saja dan jangan sampai di bawa keluar dari lapangan pertandingan.

Kita harus belajar dari atlit-atlit olahraga  yang berlaga dalam berbagai perlombaan di dunia, bagaimana mereka bersaing ketat dalam pertandingan membela negaranya, akan tetapi setelah pertandingan usai, mereka bersatu kembali. 


Profesional dan kedewasaan dalam persaingan sangat dibutuhkan, seperti yang digambarkan dalam sebuah ajang turnamen olahraga. Sportivitas dan profesionalisme serta persahabatan tetap dijaga dalam sebuah kompetisi.

Hal tersebut sangatlah baik untuk kita tiru, bagaimana perbedaan dan persaingan sebagai Capres dan Cawapres serta Timses masing-masing kubu saling bertentangan dan saling berjuang memenangkan calon yang mereka usung, tetapi begitu Pemilu usai dan sudah mendapatkan hasil, maka semua harus mau dan berani untuk bergandengan tangan dan melupakan perbedaan selama kompetisi berlangsung. Bergandengan tangan demi membangun Indonesia maju jauh lebih baik lagi, demi kemajuan bangsa dan kedamaian tanah air yang kita cintai ini.

Semua komponen Bangsa saat ini terus mendorong rekonsiliasi dua kutub yang bersaing memperebutkan kursi kepemimpinan negeri ini, mulai dari tokoh-tokoh lintas agama, tokoh pemuda, mahasiswa, dan semua komponen masyarakat mendorong agar terciptanya keharmonisan  Presiden dan Wakil Presiden yang terpilih untuk menjalankan mandatnya. Kita tetap harus waspada dan tidak terprovokasi oknum oknum.yang sengaja ingin Indonesia teepecah.

Dengan damainya Pemilu 2019 ini kita perlu memberikan apresiasi yang luar biasa kepada para kandidat dan hal ini perlu untuk diikuti oleh semua tim sukses dan semua masyarakat. Kita tidak bisa membayangkan jika persatuan dan kesatuan nasional yang selama ini terjaga dengan baik rusak hanya karena pesta lima tahunan sekali. 

Untuk itu mari kita dukung hasil Pemilu 2019 ini dengan semangat persatuan dan mari melanjutkan Pembangunan Indoneisa dengan bersama sama menuju kemajuan bangsa. Mari kita bersatu melawan oknum oknum yang terus dan tetap memggangu kerukunan bangsa. Kita tegakan Pancasila dan amalkan demi masa depan Indonesia yang damai maju dan makmur serta adil.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerita Pemilih Selengkapnya
Lihat Cerita Pemilih Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun