Mohon tunggu...
Felinda Fazriyani
Felinda Fazriyani Mohon Tunggu... Guru - Mahasiswi IAIN Jember

It's okay not to be perfect🍁

Selanjutnya

Tutup

Filsafat

Mazhab Filsafat Pendidikan (Aliran dan Tokoh Filsafat Pendidikan)

26 Maret 2020   09:44 Diperbarui: 10 April 2020   18:25 437
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Filsafat pendidikan memiliki berbagai aliran diantaranya yaitu aliran Progresivisme, Esensialisme dan Perenialisme. Selain itu, filsafat pendidikan juga memiliki beberapa tokoh yang terkenal dan sangat berpengaruh di dunia karena pemikirannya. Berikut penulis akan menjelaskan tentang aliran dan tokoh filsafat pendidikan, antara lain:

1. Aliran Filsafat Pendidikan

Aliran dalam filsafat pendidikan dibagi menjadi tiga, antara lain:

a. Aliran Progresivisme

Aliran ini muncul pada awal abad ke-20. Dan berpengaruh dalam perkembangan pendidikan, dimana perkembangan pendidikan ini didorong oleh aliran-aliran lain. Sehingga aliran progresivisme ini sering disebut sebagai aliran naturalisme, yaitu aliran yang memiliki pandangan bahwa kenyataan yang sebenarnya adalah alam semesta.

b. Aliran Esensialisme

Aliran ini dapat diketahui dari aliran yang menginginkan agar manusia kembali kepada kebudayaan lama. Dimana kebudayaan lama ini telah ada sejak dulu pada zaman renaisance, yang telah banyak melakukan kebaikan untuk manusia diantaranya menghidupkan kembali ilmu pengetahuan, kebudayaan, kesenian zaman Yunani dan Romawi Kuno.

c. Aliran Perenialisme

Perenialisme berasal dari kata perenial yang berarti abadi atau tiada akhir. Jadi dapat diartikan bahwa aliran perenialisme merupakan aliran yang berpegang pada nilai-nilai filsafat yang bersifat abadi.

2. Tokoh-tokoh Filsafat Pendidikan beserta Pemikirannya

a. Horace Mann (1796-1859)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Filsafat Selengkapnya
Lihat Filsafat Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun