Mohon tunggu...
Fauziah
Fauziah Mohon Tunggu... Dosen - Serenity

I will be back

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Ungkapan Rindu

8 November 2012   05:59 Diperbarui: 24 Juni 2015   21:46 799
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Ukhty....

Kau membuat ku cemburu

Rapi pakaianmu

Teduh pandanganmu

Indah akhlakmu

__



Ukhty....

Sungguh kau buat ku cemburu

Cantik parasmu

Lembut suaramu

Bersahaja tingkahmu

__

Ukhty....

Kau buat ku malu

Rendah ilmuku

Kering amalanku

Bodohnya aku

__

Ukhty....

Ajariku tuk jadi sepertimu

Ajariku bagaimana berbenah diri

Ajariku melafalkan kalam indah itu

Ajariku sepertimu

__

Ukhty....

Sungguh aku rindu di dekatmu

Hangat dalam dekapanmu

Syahdu mendengar tasmi’mu

Bahagia melihat senyummu

__



Ukhty....

Masih adakah tempat untukku?

Masih bisakah aku merangkulmu?

Masih pantaskah aku bersamamu?

Masih layakkah ku merindukan surga sepertimu?

__

Akhty....

Aku malu melihat bulir air matamu

Aku tak sanggup menghitung salat malammu

Aku tak tau banyaknya zikirmu, namun

Aku terlalu lalai dengan impianku
__

Ukhty....

Masih pantaskah aku?

Adakah penawar untukku?

Apakah racun itu telah menyebar ke tubuhku?

Masih adakah sisa waktu?
__

Ukhty....

Aku marah pada diriku

Terlalu sering berkata tanpa makna

Terjebak dalam kesia-sian

Terperangkap dalam dosa

__

Ukhty....

Aku mulai cemburu

Cemburu mendengar ungkapan hatimu

Bersih prasangkamu

Mulia tingkah dan lakumu



Ukhty...

Aku rindu ungkapanmu

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun