Mohon tunggu...
Fasha NandaRamadan
Fasha NandaRamadan Mohon Tunggu... Mahasiswa - nope

bismillah

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Koreanisasi di Indonesia

3 Agustus 2021   19:10 Diperbarui: 3 Agustus 2021   19:18 42 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Koreanisasi di Indonesia
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Korean Wave ataupun Hallyu sangat menggembar- gemborkan pasar musik serta perfilman Indonesia. Alasannya Korean Wave sangat laku di pasaran negeri kita. Korean wave yakni sebutan yang diberikan buat menampilkan budaya Korea semacam kegiatan televisi, drama, film, musik serta lain- lain yang tersebar luas di bermacam belahan dunia, tidak terkecuali Indonesia. 

Lakunya Korean Wave di negeri kita bisa dilihat dengan pemutaran bermacam drama Korea serta pertunjukan dari boy band ataupun girl band di bermacam saluran televisi Indonesia. Dengan ini dapat dilihat kalau penggemar drama Korea serta K- pop( Korean Pop) sangat meruah di Indonesia. Korean wave di Indonesia tumbuh dimulai dengan masuknya drama- drama Korea yang menyajikan bermacam genre dalam dramanya di pertelevisian Indonesia. Salah satu drama Korea yang jadi generasi awal yang tayang di saluran televisi Indonesia yakni" Full House".

 Full House diperankan oleh Rain( Lee Yeong- jae) serta Song Hye- kyo( Han Ji- en). Drama ini menarik atensi warga sebab menyajikan perihal yang baru di Indonesia. Full House menggambarkan tentang perkawinan kontrak yang dicoba oleh Lee Yeong- jae serta Han Ji- en buat memperoleh peninggalan rumah orang tua Lee Yeong Jae. Pada kesimpulannya mereka silih jatuh cinta serta memutuskan buat menikah betulan. Drama ini jadi pangkal dari drama- drama lain yang mengangkut tentang perkawinan kontrak semacam drakor" Because This is My First My Life". Drama ini diperankan oleh Lee Min- ki( Nam Se- hee) serta Jung So- min( Yoon Ji- ho). Tidak jauh berbeda dengan Full House, drama ini pula menggambarkan tentang perkawinan kontrak yang berakhir dengan menikah betulan.

Atensi warga yang bersemangat hendak drama Korea semenjak pemutaran drakor Full House di salah satu saluran televisi Indonesia membuat saluran televisi yang lain menayangkan sebagian drakor berbeda yang tidak kalah menarik. Contohnya yakni" Boys Over Flowers" yang pada dikala itu sangat menaikkan atensi warga tentang drakor. Boys Over Flowers diperankan oleh aktor ternama pada dikala ini, ialah Lee Min- ho( Gu Jun- pyo) serta Koo Hye- sun( Geum Jan- di). 

Drama ini menggambarkan tentang sekelompok geng pria yang ialah anak orang kaya. Geng mereka bernama F4 yang beranggotakan Lee Min- ho( Gu Jun- pyo), Kim Hyun- joong( Yoon Ji- ho), Kim Bum( Nishikado Soujirou) serta Kim Joon( Song Woo Bin). Semacam dalam drakor lain, telah jadi kerutinan kalau orang kaya dalam drama hendak membuli murid di sekolahannya yang tidak sederajat dengan mereka alias miskin. Tetapi pimpinan dari geng F4 ini setelah itu jatuh cinta kepada Geum Jan- di yang ialah wanita miskin tetapi pemberani. Pemeran pria dalam drama ini ialah perihal yang sangat menarik sebab rupa mereka yang ganteng.

Tingginya antusiasme warga Indonesia terhadap Korean Wave pastinya mempunyai akibat yang baik untuk negeri kita. Salah satu khasiatnya merupakan Indonesia terus menjadi diketahui di segala dunia. Hmm.. gimana dapat? Nah, bila kalian penggemar drama Korea, sering kali faktor negeri Indonesia terselip di antara drama- drama ini. Mulai dari kemunculan santapan yang berasal dari Indonesia, selaku tempat syuting, diucap di dalam skenario percakapannya, serta apalagi diskusi berbahasa Indonesia. Sebagian antara lain merupakan Memories In Bali, Hospital Playlist season 1, Vagabond, You' re Beautiful, First Love a Royal Prince, serta Voice 3. Siapa yang telah menyaksikan drama tersebut?

Banyaknya unsur- unsur Indonesia yang diselipkan di dalam drama Korea membuat bidang wisata Indonesia terus menjadi diketahui di golongan warga Korea. Tidak heran apabila banyak wisatawan dari Korea yang berkunjung ke Indonesia. Tempat yang masih sering di dengar didatangi oleh warga Korea, tidak lain serta tidak bukan merupakan pulau Dewata alias Bali. Pastinya kita berharap supaya tempat wisata lain di Indonesia pula lebih diketahui oleh segala negeri tercantum di Korea.

Kepopuleran negara gingseng ini bawa akibat baik yang lain untuk Indonesia. Bahasa Indonesia masuk dalam program riset di Hankuk University of Foreign Studies. Dikala ini, Hankuk University of Foreign Studies jadi salah satunya universitas swasta yang mempunyai program riset menekuni bahasa Indonesia di negeri Korea. Betapa kita tidak bangga kalau bahasa kita Indonesia telah terus menjadi banyak diketahui serta dipelajari oleh orang asing.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN