Mohon tunggu...
Farel Fillips Fernando Laloan
Farel Fillips Fernando Laloan Mohon Tunggu... Hanya Mahasiswa yang mencoba menjadi Blogger

Half Manadonese Half Javanese

Selanjutnya

Tutup

Media

Penulisan Naskah Televisi

21 Oktober 2020   15:12 Diperbarui: 21 Oktober 2020   15:16 9 2 0 Mohon Tunggu...

Apa Jurnalisme TV:

Televisi berasal kata dari bahasa Yunani tele (jauh) dan bahasa Latin vision (penglihatan), yang merupakan media massa dalam bidang telekomunikasi. Televisi berfungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak serta suara baik hitam-putih atau berwarna. Televisi pertama kali dibuat sekitar tahun 1880-an yang terus berkembang dari masa ke masa hingga diterima dan digunakan oleh masyarakat luas pada tahun 1920-an, meski produksinya sempat terhenti karena adanya perang dunia ke II. (Baca juga: Jenis Metode Penelitian Kualitatif)

Jurnalistik sendiri merupakan kegiatan mengolah dan menyebarkan informasi kepada masyarakat luas, yang dalam konsep jurnalistik televisi berarti penerapan kegiatan dan prinsip jurnalistik pada media televisi. Informasi yang dikumpulkan, diolah, dan disebarkan dalam jurnalistik televisi adalah informasi yang memiliki nilai berita (news value) dimata pandangan sosial masyarakat. Sebuah informasi dapat dikatakan memiliki news value 

Anchor (pembaca berita):

Jangkar berita atau news anchor, adalah jurnalis televisi atau radio yang membawakan materi berita, dan sering terlibat memberikan improvisasi komentar dalam siaran langsung. Istilah ini utamanya dipakai di Amerika Serikat dan Kanada. Banyak news anchor terlibat dalam penulisan dan/atau penyuntingan berita bagi program mereka sendiri. News anchor juga mewawancara narasumber di studio atau memandu program diskusi. Banyak juga yang menjadi komentator dalam berbagai program berita.

Istilah anchor (juga anchorperson, anchorman, atau anchorwoman) diperkenalkan oleh produser CBS News Don Hewitt. CBS pertama kali memakainya pada 7 Juli 1952 untuk menjelaskan peran penyiar Walter Cronkite pada saat Konvensi Nasional Partai Demokrat dan Republik. 

Pembaca Berita:

adalah pembawa acara yang berperan membacakan berita. Dalam dunia modern, teknologi memungkinkan para jurnalis melakukan siaran langsung dari lokasi kejadian, sehingga mengurangi peran utama sang pembaca berita. Sejak tahun 1980an banyak lembaga penyiaran yang berpindah dari sekadar memakai pembaca berita, yang kebanyakan adalah aktor yang sekadar membacakan naskah yang ditulis orang lain dan tidak punya peran dalam peliputan berita. Stasiun seperti TVRI juga berpindah menggunakan penyiar berita yang terlibat dalam pembuatan berita dan bukan sekadar membacakannya. 

Narasumber:

Narasumber adalah seseorang yang menjadi sumber. Narasumber terdiri dari kata nara dan sumber. Nara (bahasa Sansekerta) berarti orang atau manusia. Jadi, narasumber adalah orang yang memberi informasi. 

Bahasa yang digunakan:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x