Kesehatan

Sudahkah Sunat?

13 Oktober 2017   00:51 Diperbarui: 13 Oktober 2017   05:32 418 1 0

Sahabatku yang berbahagia, kali ini saya akan membahas tentang sunat dan manfaatnya. Kita selaku rakyat indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan sunat atau ada juga yang menyebutnya khitan. Khitan secara bahasa berarti memotong (fiil madhi khatana) sedangkan menurut istilah khitan adalah memotong (quluf) kulit yang menutupi ujung kemaluan (khasafah) dengan tujuan agar bersih dari najis.

Sedangkan untuk asal muasal khitan itu sendiri nampaknya kurang begitu jelas, jika dilihat dalam hadis-hadis, pelaku khitan pertama kali adalah si bapak agama yaitu nabi Ibrahim as. ketika berusia 80 tahun atau lebih menggunakan alat kampak namun apakah nabi Ibroham as yang memulainya atau tidak, keteranganya masih belum jelas.

Bagi para pembaca jika dilihat dari segi hukum khitan mempunyai perbedaan pendapat dikalangan para ulama, akan tetapi karena mayoritas orang indonesia bermadzhab Syafi`i, kita sepakati saja bahwa khitan hukumnya wajib bagi kaum muslimin dalam (pria). Bagi kaum hawa (wanita) khitan juga dianjurkan akan tetapi tidak sampai kategori wajib.

Bagi para pria, janganlah gelisah, khitan selain dihikumi wajib juga mempunyai banyak manfaat yang sangat luar biasa. Pertama dapat menutunkan risiko penyakit menular seksual seperti HIV. Kedua mencegah kangker bahkan juga membantu pasangan menurunkan risiko kanker serviks. Ketiga bisa terlepas dari infeksi pada penis, saat terjadi ereksi. Selanjutnya dapat memudahkan kita ketika membersihkan khasafah dan yang terahir dapat memperkuat hubungan seksual, relatif lebih lama daripada yang tidak dikhitan.

Jadi tidak perlu takut khitan, karna manfaatnya sangatlah banyak

berakit-rakit kehulu

berenang-renang ketepian

bersakit-sakit dahulu

.........................

semoga bermanfaat