Irfai Moeslim
Irfai Moeslim pelajar/mahasiswa

menulis adalah gaya hidup, menulis untuk mencetak sejarah, dengan menulis kita bisa merubah dunia. Menulislah maka kamu ada | Pemerhati Pendidikan, Sosial, Politik, Keagamaan |

Selanjutnya

Tutup

Sejarah

10 Sahabat Nabi SAW yang Dijamin Masuk Surga (Seri Ramadhan)

17 Mei 2018   18:30 Diperbarui: 17 Mei 2018   19:07 147 0 0

Beberapa tahun belakangan ini banyak terjadi dekadensi moral yang dialami generasi pemuda Islam. Apalagi ditambah kecenderungan semakin menyeruaknya pemahaman Islam yang tekstual oleh beberapa kalangan orang Islam. Kalangan tekstual ini biasa dengan jargon "kembali ke al-Quran dan Hadits", mereka meninggalkan pemahaman para sahabat, tabiin, dan tabiit tabiin. Padahal ajaran Islam tidak akan bisa kita pahami seutuhnya dan tidak akan terlepas dari pemahaman para generasi salaf dan generasi kholaf. Memahami ajaran Islam harus dengan pemahaman para ulama.

Untuk memahami ajaran Islam lebih mendetail, sebaiknya kita perlu mengawali dengan membaca biografi para sahabat Nabi saw. Ada banyak sahabat kanjeng Nabi saw. Yang perlu kita ketahui biografinya.

Salah satu yang paling istimewa dan mungkin membuat kita semua iri hati dengan mereka adalah mereka 10 sahabat kanjeng nabi saw. yang dijanjikan masuk surga. Mereka adalah:

(1) Sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq;

(2) Sayyidina Umar bin Khattab;

(3) Sayyidina Utsman bin Affan;

(4) Sayyidina Ali bin Abi Thalib;

(5) Abu Ubaidah bin Jarrah;

(6) Sa'ad bin Abi Waqqash;

(7) Abdurrahman bin Auf;

(8) Thalhah bin Ubaidillah;

(9) Zubair bin Awwam;

(10) Sa'id bin Zaid.


Dengan mengenal sahabat Nabi saw. Kita akan akan memahami betapa Islam tersebar di seluruh penjuru dunia salah satunya juga berkat jasa para sahabat Nabi dalam mengemban risalah kenabian. Jangan sampai kita tidak mengenal biografi para sahabat nabi, sehingga menyebabkan kita tidak memahami ajaran Islam dengan baik.

Karena dengan mengenal para sahabat nabi, ilmu-ilmu agama yang disampaikan oleh para ulama generasi salafussholeh hingga ulama sekarang bersanad ke para sahabat, hingga bertemu ke Rasulullah saw. Pemahaman tentang agama harus dengan pemahaman para ulama.

Mudah-mudahan kita semua mengambil ilmu agama dari para ulama, dan untuk pemahaman agama yang benar kita diharuskan untuk bermadzhab, itu lah corak pemikiran ahlussunnah wal jama'ah.


Bersambung

Wallahua'alam


*Penulis adalah Khodim Ponpes Asrarur Rafiah, Babakan Ciwaringin Cirebon