Mohon tunggu...
Ermansyah R. Hindi
Ermansyah R. Hindi Mohon Tunggu... Lainnya - Free Writer, ASN

Bacalah!

Selanjutnya

Tutup

Nature Pilihan

Tanda dan Akhir dari Museum Sejarah Alam

3 November 2022   12:05 Diperbarui: 26 November 2022   07:19 217
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi Tanda dan Alam, Ekosistem (Sumber gambar : unep.org)

Lingkungan pegunungan dengan batu, tanah, pohon pinus, binatang berkaki empat, reptil, burung, dan serangga tersimpan antara tumbuh-tumbuhan dan binatang, yang mampu berdaptasi di tengah iklim atau cuaca yang tajam dan tidak bersahabat.

Setiap orang akan percaya biodiversitas hanyalah variasi spesies darat, air tawar, dan laut di bumi, serta habitatnya. 

Biodiversitas sangat penting bagi kelangsungan hidup, dimana tanda dan jejak kehidupan di bumi juga merupakan salah satu prasyarat bagi kelangsungan barang dan jasa lingkungan yang memungkinkan masyarakat manusia untuk berkembang. 

Kita juga mengetahui melalui tatanan wujud, bahwa sesuatu yang terjalin dengan alam secara lestari yang memberi kita makanan, sumber daya air, dan pelayanan, seperti kontrol iklim, penyerbukan, mitigasi bencana banjir, dan siklus nutrisi.

Paling mengagumkan melalui pengetahuan, bahwa ekosistem hanya mengandalkan semua bagian dari bakteri terkecil hingga vertebrata terbesar. 

Semuanya saling terhubung dalam jalinan yang harmonis. Beberapa menghasilkan oksigen, yang lainnya bernapas. Beberapa menyediakan makanan untuk ‘spesies yang lebih besar’, yang pada gilirannya ‘menjadi mangsa spesies’ yang lebih besar. 

Setiap organisme memiliki peran untuk ‘dimainkan’ dalam menjaga keseimbangan. Sistem alam akan menunjukkan kontinuitasnya dari penggabungan ekosistem, biodiversitas atau lingkungan dan jaringan ekologis yang tetap dapat dialami dan diingat tanda-tandanya.

Setiap spesies yang hilang akan muncul kelahiran lebih dari satu spesies dengan menghapus satu elemen. Pemikiran tentang spesies dibalik jejak dan tanda ancaman kepunahan dan harapan akan keberlangsungan biodiversitas lebih tertuju pada kehidupan alam. 

Dalam ilmu pengetahuan modern, biodiversitas telah menunjukkan pada kita belum mengalami pertambahan jenis. Kita mengenal, bahwa ilmu pengetahuan membagi biodiversitas dalam tiga jenis utama. Pertama, biodiversitas spesies berdasarkan genetika. Kedua, biodiversitas spesies berdasarkan hewan. Ketiga, biodiversitas habitat berdasarkan ekosistem. Bayangan ancaman kepunahan dan harapan akhirnya tidak lagi membingungkan diri kita sendiri jika dihubungkan dengan setiap rangkaian ‘pergerakan dari diskontinuitas lingkungan hidup ke arah kontinuitas alam’.

Hal yang menarik dari rekaman pengetahuan tentang puluhan ribu spesies tumbuh-tumbuhan berguna bagi kesehatan manusia. 

Kata lain, peran pengetahuan medis dapat berkembang ditandai dengan banyaknya ditemukan kegunaan spesies tumbuh-tumbuhan dalam ekosistem hutan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
Mohon tunggu...

Lihat Konten Nature Selengkapnya
Lihat Nature Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun