Mohon tunggu...
Erike Aldira
Erike Aldira Mohon Tunggu... Mahasiswa - Journalist

Terpikat dari kehidupan, tunjukkan disini.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Rumah Kediaman Bung Karno Menjadi Wisata Bersejarah di Kota Bengkulu

3 Desember 2022   10:43 Diperbarui: 3 Desember 2022   11:35 98
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Bengkulu,– Kota Bengkulu merupakan salah satu kota yang memiliki banyak tempat bersejarah, salah satunya yaitu Rumah Bung Karno, yang mana rumah ini merupakan tempat Presiden pertama Indonesia, yaitu Soekarno menjalani masa pengasingan sebagai tahanan politik (1938-1942) pada masa kolonial Belanda.

Menurut catatan sejarah, pada tahun 1918 rumah ini dibangun oleh Tjang Tjeng Kwai yang pada masa itu bekerja sebagai penyalur bahan makanan serta bahan pokik yang menjadi kebutuhan pemerintah kolonial Belanda yang berada di Bengkulu. Rumah ini berarsitektur perpaduan antara Eropa dan China, dengan luas sekitar 165m.

Ketika kita memasuki bangunan dan menelusuri ruangan didalamnya maka kita bisa menemukan banyak peninggalan dari dari presiden pertama Indonesia tersebut. mulai dari sepeda ontel, satu set kursi yang berada di ruang tamu, kemudian ada lemari makan, ada juga surat cinta untuk ibu fatmawati dari bung karno, meja rias dan ranjang besi juga terdapat di kamar bung karno. didalam ruang kerja terdapat banyak buku dengan Bahasa belanda, pakaian, serta koleksi foto yang terpasang menghiasi dinding di ruangan.

Rumah Kediaman Bung Karno ini menjadi salah satu wisata yang banyak dikunjungi baik masyarakat Bengkulu maupun di luar Bengkulu. Setiap sudut yang ada di rumah ini memiliki banyak kisah dan cerita yang menarik. Selain itu juga, di belakang Rumah Bung karno ini terdapat sumur yang hingga sampai saat ini masih berfungsi dengan baik. Mitosnya, pengunjung yang membasuh wajahnya menggunakan air sumur tersebut akan segera menemukan jodohnya.

Rumah Bung Karno, saat ini di ambil alih kepemilikan nya oleh keluarga Alm Ki Agus Husin dan di kelola oleh Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu. Rumah peninggalan bersejarah tersebut, masih sangat terjaga dan terawat. Bahkan, sejak di tempati oleh Soekarno hingga saat ini, rumah tersebut masih berarsitektur yang sama. Rumah bersejarah itulah yang menjadi saksi bisu selama Soekarno menjalani masa pengasingan, banyak cerita dan kenangan yang bisa di serap oleh wisatawan yang berkunjung. Selain memiliki banyak kisah bersejarah, rumah ini juga sangat asri dan sangat cocok untuk pilihan wisata bersejarah bagi pengunjung.


1. Erike Aldira (D1C020002)
2. Elezka Duwi Putri (D1C020066)
3. Dwi Ningtyas Arum Pertiwi (D1C020028)
4. Andre Ramadhan (D1C020022)
5. Diosi Suci Rahmadani (D1C020026)
6. Fitrah Hidayat (D1C020078)
7. Muhammad Abiyyu Naufal Baihaqi (D1C020072)

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun