Mohon tunggu...
Erenzh Pulalo
Erenzh Pulalo Mohon Tunggu... Guru - Akun Baru

Mencoba Menulis

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Rumus Ayah dalam Mengonsumsi Obat

23 Mei 2022   12:12 Diperbarui: 25 Mei 2022   10:09 112 12 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi jumlah obat | Sumber: kumparan.com

Obat adalah zat berupa padat ataupun cair yang jika di minum atau di konsumsi akan menyebabkan perubahan fisiologi atau psikologi organisme.

Manusia memiliki tingkat ketergantungan akan obat sangat tinggi. Jika dianalisis, bisa dikatakan 9 dari 10 orang sangat suka mengkonsumsi obat. Baik dalam keadaan sakit maupun sehat, setiap manusia sangat suka mengkonsumsi obat.

Orang sakit mengkonsumsi obat agar bisa sembuh, orang sehat mengkonsumsi obat agar terhindar dari penyakit.

Ketika saya melihat topik pilihan dan ada pilihan yang menarik, "bagaimana kebiasaan keluargamu mengkonsumsi obat. ?"

Topik pilihan ini mengajak saya untuk mengingat bagaimana ayah dalam mengkonsumsi obat.

Tidak ada yang aneh ayah mengkonsumsi obat, seperti biasa, jika sakit ke rumah sakit setelah diperiksa dan diberikan obat, dan cara mengkonsumsi juga tetap sama. Mengambil obat sesuai anjuran dokter lalu ditemani secangkir air putih lalu minum.

Yang membedakan ayah saya dengan orang lain ialah jumlah obatnya. Hal ini terkadang membuat saya ketawa.

Contoh sederhana, jika ia sakit punggung karena terlalu sering kerja. Saya masih ingat kala itu dokter memberikan resep untuk ia membeli obat asam menefenamat dan dexa.

Beberapa tahun lalu ia sering mengkonsumsi obat ini, namun sekarang sudah lainnya obatnya.

Seperti tadi saya katakan, tidak ada yang beda dalam mengkonsumsinya hanya jumlah yang ia tambahkan. Seperti ini, anjuran dokter untuk obat asam menefenamat tiga kali sehari dan juga dexa tiga kali sehari. Yang artinya, selama dalam kurun waktu 24 ia harus mengkonsumsi tiga obat baik pagi, siang dan malam.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan