Mohon tunggu...
Elvin Miradi
Elvin Miradi Mohon Tunggu... -

Seorang blogger, suami untuk seorang bidadari dan bapak untuk tiga laki-laki. Simak tulisan lainnya di www.ElvinMiradi.com

Selanjutnya

Tutup

Lyfe

Sinetron Indonesia Vs Drama Korea

30 Desember 2011   10:56 Diperbarui: 25 Juni 2015   21:34 1116
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Di tengah meroketnya popularitas drama Korea di stasiun-stasiun televisi di Indonesia, saya sebagai orang Indonesia sedikit merasa tersinggung. Bukan cuma gara-gara kesempatan saya menonton acara berita terganggu karena istri saya yang doyan pindah channel ke drama Korea, tapi ini lebih kepada rasa nasionalisme saya.

Memangnya ada apa dengan sinetron kita?

Siapa bilang sinetron kita jelek?

Kenapa penonton televisi kita lebih senang produk luar?

Ini namanya tidak mencintai produk dalam negeri sendiri!!!

Jadi hari ini saya memutuskan untuk MEMBELA SINETRON INDONESIA dengan menuliskan kehebatan-kehebatan sinetron Indonesia yang TIDAK BISA DILAKUKAN pembuat sinetron di negara manapun di dunia!

Oke, sekarang mari kita bandingkan. Sinetron Indonesia vs Drama Korea:

Pemain Sinetron Indonesia Jauh Lebih Kuat!

Coba perhatikan dalam drama-drama Korea, adegannya selalu biasa-biasa saja. Contohnya dalam adegan bercakap-cakap di ruang tamu, para pemainnya duduk, dengan teh tersaji di depan mereka, terus ngobrol deh. Hah! Basi!

Sineas Korea memang terkenal cuma bisa membuat drama-drama yang kelihatan realistis. Cuma bisa membuat adegan-adegan yang mengalir alami. Tidak lebih.

Coba lihat sinetron Indonesia. Aktor dan aktrisnya sangat kuat berdiri! Tidak peduli di manapun percakapan berlangsung, mau ruang tamu yang ada sofanya kek, mau di kampus yang ada bangku-bangku tamannya kek, mereka tetap ngobrol sambil berdiri!

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun