Mohon tunggu...
Eli saputri
Eli saputri Mohon Tunggu... Tenaga Kesehatan - Qs. Al-Kahf 28

Dakwah dan Tarbiyah

Selanjutnya

Tutup

Healthy

Infeksi Menular Seksual (IMS)

24 Maret 2020   10:05 Diperbarui: 25 Maret 2020   09:12 43
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kesehatan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Schantalao

Penanganan infeksi menular seksual (IMS) masih merupakan tantangan karena merupakan penyakit yang erat kaitannya dengan perilaku yang berisiko, karena sebagian besar tidak menunjukan gejala terhadap beberapa antibiotika yang digunakan unguk program.

Pada SDKI 2017, wanita dan pria belum kawin umur 15-24 tahun di tanya apakah mereka pernah mendengar tentang IMS, jenis IMS apasaja yang mereka keotahui, serta sumber informasi mengenai IMS.

Adapun gejala IMS pada wanita dan pria antara lain nyeri perut, cairan berbau  keluar dari alat, rasa nyeri atau panas saat kencing, gatal dan bengkak pada alat kelamin. Bila tidak dilakukan upaya-upaya yang komprehensif akan berdampak pada peningkatan kesakitan, kecacatan dan kematian yang memerlukan pelayanan kesehatan jangka panjang dengan biaya yang besar.

Faktor risiko dari infeksi menular seksual (IMS) yaitu:

1. Berganti-ganti pasangan:Setia pada satu pasangan lebih baik, karena semakin banyak jumalah pasangan seksual maka Semakin besar risiko terkena penyakit infeksi menular seksual

2. Kurangnya pengetahuan mengenai penyakit ini: kurangnya pemahaman tentang apa yang harus dilakukan untuk menyembuhkan IMS

3. Memakai jarum suntik bekas pasien penderita IMS

4. Satus ekonomi: ekonomi rendah merupakan salah satu faktor risiko IMS karena kurangnya pendapatan masyarakat, sehingga mereka lebih terbatas  memeriksakan kesehatan di pelayanan kesehatan

5. Peran petugas kesehatan: petugas kesehatan merupakan salah satu dijadikan acuan oleh masyarakat untuk melakukan tindakan memepertahankan kondisi kesehatannya, mereka juga bertindak sebagai motivator yang memberikan persepsi positif kepada masyarakat

6. Peran media informasi: merupakan salah satu sumber pengetahuan yang dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku masyarakat sehingga memeberikan pengaruh yang menghasilkan perubahan atau peningkatan pengetahuan

Secara umum, informasi tentang IMS dari berbagai media lebih banyak diakses oleh wanita dan pria diperkotaan di banding diperdesaan. Peningkatan pengetahuan OMS termaksud gejala yang sangat penting dalam membentuk perilaku kesehatan yang akan meningkatkan indikator kesehatan masyarakat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun