Mohon tunggu...
Elang Maulana
Elang Maulana Mohon Tunggu... Petani - Petani
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Hanya manusia biasa yang mencoba untuk bermanfaat, bagi diri dan orang lain..

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Kenaikan Jumlah Kasus Covid-19 Terus Catat Rekor Baru, Apa Kabar New Normal?

10 Juni 2020   22:39 Diperbarui: 10 Juni 2020   22:39 257
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Masyarakat harus benar-benar dibuat efek jera dengan aturan yang ada, sehingga bisa berprilaku lebih sadar dan disiplin untuk menjaga diri, keluarga serta lingkungan sekitarnya. Yaitu dengan benar-benar menjalankan phisical distancing, social distancing, work fom home dan protokol kesehatan lainnya.

Berat memang, karena jika ini dilakukan benar-benar dengan tegas, tentu saja berdampak pada laju pertumbuhan ekonomi.

Tapi, rasanya tidak ada pilihan lain jika memang menginginginkan penyebaran virus corona ini secepatnya dipatahkan.

Sulit rasanya jika cara penanganan virus corona ini harus beriringan dengan langkah pemerintah lainnya dalam penanganan sektor ekonomi.

Lalu, kembali pada jawaban lain dari pertanyaan di atas, rasanya akan sangat berat bagi pemerintah untuk menerbitkan aturan yang jauh lebih ketat dalam misisnya memutus rantai penyebaran pandemi covid-19.

Alasannya sudah bisa kita saksikan bersama. Alih-alih lebih mengetatkan aturan, pemerintah malah mengajak warga masyarakat tanah air untuk berdamai dengan virus corona dan mampu beradaftasi pada kehidupan normal yang baru atau lebih dikenal dengan sebutan New Normal.

Padahal, bisa dipastikan kondisi atau kurva penyebaran dan penularan wabah virus corona ini masih belum ada tanda-tanda penurunan.

Apakah penerapan New Normal di tanah air sudah tepat?

Jika boleh jujur, menilik dari terus terjadinya lonjakan kasus positif, jawabannya untuk saat ini belum saatnya atau tidak tepat.

Tapi, penulis memahami bahwa fokus pemerintah tidak saja terkonsentrasi pada penanganan virus corona. Ada hal lain yang juga sama-sama harus diselamatkan, yaitu sektor ekonomi.

Tentu saja situasi ini menjadi simalakama bagi pemerintah. Terlalu fokus pada penanganan virus corona, dipastikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan makin terpuruk. Pun sebaliknya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun