Mohon tunggu...
Eko Romeo Yudiono
Eko Romeo Yudiono Mohon Tunggu... Menulis itu Indah

Menulislah. Karen dengan menulis kamu akan belajar mensyukuri nikmat Allah SWT.

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Mengapa Simic Begitu Dicintai The Jak?

19 November 2019   10:50 Diperbarui: 19 November 2019   10:46 0 0 0 Mohon Tunggu...
Mengapa Simic Begitu Dicintai The Jak?
Foto: Dok. Persija Jakarta

Sabtu malam, 17 Februari 2018, Marko Simic begitu sumringah. Sebab, dia baru saja mengantarkan Persija menjuarai Piala Presiden 2018. Dua golnya di babak final menhancurkan asa Bali United. "Yeah, this is just begining Eko," Kata Simic sembari memeluk erat saya. Simic memang punya asa tinggi usai membawa Persija juara Piala Presiden 2018. "Next, will be juara Liga,"  lanjutnya. Simic mengucapkan  keinginannya dengan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Saya melihat kedua mata Simic menyala-nyala. Semangatnya berkobar seolah ingin segera mengawinkan gelar Piala Presiden dan Piala Liga 1.

Asa Simic untuk mengawinkan gelar akhirnya terwujud. Minggu, (9/12/2019) Jakarta berpesta. Dua gol Simic membawa Persija menang 2-1 dari Mitra Kukar. "Akhirnya  juara Liga 1," ungkap Simic sembari memeluk saya erat. Simic malam itu begitu emosional. Sebab, dia berhasil membawa Persija juara setelah 17 tahun puasa gelar. Dahaga gelar akhirnya terpuaskan malam itu. Simic berjoget sembari membentangkan bendera Kroasia yang dibawa oleh orangtua. Moment luar biasa.

Kini, penyerang asal Kroasia ini sudah hampir dua musim berseragam Persija Jakarta. Di musim pertamanya, Simic langsung menjadi idola. Penyebabnya, penyerang 31 tahun itu memberikan treble winner bagi Macan Kemayoran-Julukan Persija- di tahun perdananya bergabung dengan tim Ibukota.

Dengan 18 gol di musim 2018, Simic meraih kejayaan sebagai pemain asing di Persija. Gelar Top skor Liga juga pemain terbaik ia sandangnya. Piala Presiden, Turnamen di Malaysia dan gelar Liga 1 menasbihkan Simic sebagai idola baru Persija.

Meski sempat terseret kasus pelecehan seksual, namun itu tidak mengurangi kecintaan The Jak terhadap mantan penyerang Timnas Kroasia U-21 itu. The Jak bahkan mengawal kasus Simic hingga tuntas dan menyambutnya dengan emosional ketika Simic kembali dari Australia, tempat di mana ia menghabiskan waktu menjalani kasusnya.

Musim 2019, penyerang ganteng ini masih menjadi idola. Penyerang yang tajam di kotak penalti itu menorehkan 23 gol dari 27 laga. Ia kini memimpin daftar top skor sementara Liga 1. Gol-golnya masih akan terus bertambah di 7 laga sisa. Ia pun sangat dicintai The Jak. Alasannya jelas. Selain top skor Persija musim ini, Simic juga merupakan pribadi yang humble. Dia tidak pernah menolak jika dimintai foto oleh fans. Baik ketika tim kalah atau menang. Ia juga tidak pernah menolak diwawancarai media. Dia akan berusaha menjawab semua pertanyaan media selagi dia bisa.

Kontrak Simic akana berakhir Desember ini. The Jak jelas menekan manajemen agar segera memperpanjang kontrak penyerang dengan tinggi 187 cm itu. Selain dicintai The Jak, Simic juga sudah mengenal betul karakter Persija. Dia sudah sangat nyetel dengan Riko Simanjuntak yang kerap memberikan assist briliant dari sisi sayap. Juga pemain senior sekaliber Ismed Sofyan juga turut memanjakan Simic. Itulah alasan mengapa Simic begitu dicintai The Jak dan layak diberikan perpanjangan kontrak musim depan.

Simic ibaratnya sudah menyatu dengan Persija. Klop. Hatinya juga sudah untuk Persija. Karena itu, ketika bermain, Simic selalu mengerahkan kemampuan terbaiknya. Coba tengok  ketika ia bermain untuk Long An di Liga Vietnam. Ia hanya mencetak 3 gol dari 10 penampilan. Begitu juga ketika berseragam Negeri Sembilan dan Melaka United. Golnya tidak sampai dua digit. Artinya, di Persijalah Simic menemukan ketajamannya sebagai penyerang. Dan semua itu bisa terjadi jika hati Simic hanya untuk Persija.

Mudah-mudahan apa yang diharapkan The Jak linear dengan rencana manajamen. Mengingat saat ini, Simic adalah opsi terbaik bagi Persija. Selain tajam di lini depan, hati Simic sudah terpaut untuk Persija. Karena itu, suporter (The Jak), sangat mencintainya. (*)

*(Penulis adalah mantan Media Officer tim Persija Jakarta).

VIDEO PILIHAN